Exspose Revitalisasi SMKN 9, Lulusan SMK Harus Mendunia

Hj. Eli Siti Wasliah

Exspose Revitalisasi SMKN 9, Lulusan SMK Harus Mendunia

Pendidikan

Kamis, 7 Desember 2017 | 17:10 WIB

Wartawan: Hj. Eli Siti Wasliah

DINAS Pendidikan Jawa Barat terus mendorong sekolah kejuruan untuk melakukan revitalisasi. Revitalisasi dimaksud adalah menggenjot 8 standar nasional pendidikan di setiap sekolah. Ini dilakukan agar lulusan SMK di Jabar bisa bersaing, baik di dalam maupun luar negeri.

“Sekarang competitor kita bukan hanya lulusan dalam negeri saja, tapi luar negeri. Makanya saya selalu mendorong lulusan SMK harus mendunia,” ungkap Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dodin Rosmin Nuryadin kepada wartawan usai membuka kegiatan Expose Revitalisasi SMKN 9 Kota Bandung di Jalan Soekarno Hatta, Kamis (7/12/2017).

Ia menilai, yang harus lebih ditekankan dari 8 standar nasional pendidikan adalah 3 hal, yakni mutu guru, sarana prasarana, dan standar biaya. “Mau lulusannya berkompeten bagaimana kalau tidak ada alat. Ini kan bahaya,” jelasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya terus mendorong  dan memotivasi sekolah untuk terus meningkatkat 3 dari 8 standar pendidikan nasional. Di antaranya, Disdik Jabar tahun ini menggelontorkan anggaran untuk pengadaan alat praktik di SMK sebanyak Rp 100 miliar. Selain itu, disdik juga mengalokasikan anggaran Rp 70 miliar untuk membangun ruang praktik siswa (RPS).

“Belum lagi, anggaran pusat yang jumlahnya tidak kalah besar. Makanya, sekolah diharapkan bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkakan sarana dan prasarana sekolah untuk praktik siswa,” jelasnya.

Ia juga berharap, sekolah bisa menjamin biaya pendidikan murah dan berkualitas. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak, termasuk dengan dunia industri dan pemerintah pusat. “Pemerintah pusat juga memiliki komitmen tinggi pada dunia pendidikan di daerah dengan menggelontorkan banyak bantuan,” katanya.

Hal senada diungkapkan Kepala SMKN 9 Kota Bandung, Ontahari, selain mendapat bantuan dari Disdik Jabar, pihaknya juga merasa terbantu dengan bantuan dari pemerintah pusat melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan.

“Pusat juga sering memberi bantuan. Kuncinya adalah komunikasi dengan mereka harus intens.Sekolah saya sering mendapat bantuan dari pusat untuk kemajuan guru dan siswa.,” jelasnya.

Disinggung kegiatan Expose Revitalsiasi SMKN 9, ia mengatakan kegiatan ini diselenggarakan seiring dengan ditunjuknya SMKN 9 Kota Bandung sebagai sekolah rusujan revitalisasi SMK khususnya bidang pariwisata oleh kemendikbud. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyebarluaskan informasi pelaksanaan revitalisasi SMKN 9 kepada masyarakat.

“Selain itu juga untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang kompetensi atau kemampuan anak didik kami. Karena, kami juga menampikan kompetensi siswa dari semua jurusan. Bahkan kami juga menggelar sejumlah lomba dan pameran,” Kara Hari.

Dikatakan, pihaknya juga mengundang alumni SMKN 9 yang sudah sukses di bidangnya masing-masing. Mereka diminta untuk menjadi pembicara dan sharing dengan siswa. Diharapkan mereka bisa memberi motivasi agar para lulusan SMKN 9 siap bekerja dan sukses seperti mereka.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR