Gungun Gunawan Calon Kuat Bupati Bandung dari PKS

Pemilu

Sabtu, 14 September 2019 | 17:22 WIB

190914172659-gungu.jpg

WAKIL Bupati Bandung Gungun Gunawan menjadi calon kuat Bupati Bandung dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  Serentak 2020. 
"Dikatakan calon kuat karena beliau kader PKS, incumbent, memiliki kapasitas dan juga populer," kata Kabid Humas DPW PKS Jawa Barat Imam Budihartono di sela pembekalan anggota DPRD Kabupaten/Kota dari PKS se-jawa Barat di Hotel Mason Pine,  Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (14/9/2019).
 
Meski demikian,  lanjut Imam,  hingga kini PKS belum menetapkan secara resmi kandidat yang akan diusung.  PKS juga  belum membuka pendaftaran.
"Memang resminya belum. Hanya saja beliau termasuk kandidat terkuat," kata anggota DPRD Jawa Barat ini.
Di tempat yang sama, Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman mengatakan untuk menetapkan calon kepala daerah yang akan diusung berdasarkan bottom up atau dari bawah. Tidak pernah mengenal top down atau dari atas.
"Daerahlah yang nantinya mengusulkan nama-nama calon yang akan diusung. Di kita (PKS) enggak pernah mengenal istilah top down, semua ditentukan dari bawah," kata Sohibul Iman. 
Pilkada Serentak 2020 akan berlangsung di bulan September. Tercatat ada 270 daerah,  baik provinsi,  kabupaten /kota yang menggelar Pilkada Serentak. Dimana 8 daerah di Jawa Barat menjadi bagian dari Pilkada Serentak. 
"April 2020 sudah masuk tahap pendaftaran calon. Sehingga paling lambat Maret itu sudah diputuskan calon yang akan maju. Saya berharap Nopember atau Desember sudah mulai penjaringan di PKS. Alangkah lebih.bagus bisa lebih awal lagi," tuturnya.
Ia berharap kemenangan PKS dalam pemilu lalu di sejumlah daerah Jawa Barat menjadi modal untuk pilkada serentak. Daerah-daerah di Jawa Barat yang dimenangkan PKS antara.lain Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Bandung, dsb.

"Kemenangan di pemilu lalu menjadi modal.berharga dalam menghadapi pilkada nanti," tandasnya.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA