Bermain Cantik, Dadang Supriatna Melenggang ke DPRD Jabar

Pemilu

Senin, 20 Mei 2019 | 17:17 WIB

190520171837-berma.jpg

Engkos Kosasih

SALAH seorang calon anggota DPRD Jabar yang beruntung pada Pemilu Legislatif 2019 adalah H. Dadang Supriatna. Dari 133 calon legislatif DPRD Provinsi Jabar yang berasal dari 16 partai politik, Dadang Supriatna adalah yang beruntung dalam pemilu legislatif tersebut.

Meski KPU baru akan mengumumkan secara resmi pada 22 Mei mendatang, Dadang dipastikan lolos duduk di kursi DPRD Provinsi Jabar. Saat ini ia masih menduduki kursi DPRD Kabupaten Bandung.

"Kalau kita melihat, pertarungan pileg 2019 ini sangat unik karena tak seperti pada pileg 2014 lalu," kata Dadang kepada wartawan di Gedung DPRD Kabupaten Bandung di Soreang, Senin (20/5/2019).

Ia mengatakan, dari 133 calon anggota legislatif itu, memperebutkan 10 kursi di daerah pemilihan Jabar 2 (Kabupaten Bandung). Untuk menghadapi pemilu legislatif itu, kata Dadang, membutuhkan persiapan yang matang.

"Mengingat penduduk Kabupaten Bandung padat dengan hak pilih mencapai 2,3 juta orang dan wilayah yang luas," katanya.

Untuk meraih suara yang signifikan, kata Dadang, pihaknya lebih sering melaksanakan konsolidasi berdasarkan teritorial. Ia mengatakan, dalam menghadapi pemilu legislatif tahun ini dirasakan sangat sulit.

"Itu berdasarkan pengalaman yang saya rasakan. Ini pemilihan umum yang sangat sulit pada 17 April lalu, yaitu dengan adanya 5 lembar surat suara," katanya.

Dadang mengatakan dengan lima lembar surat suara itu, tentunya ia sebagai calon legislatif harus menjelaskan kepada masyarakat secara langsung. Selain itu, katanya, tim yang dibentuk juga harus bersilaturahmi dan menjelaskan tata cara pencoblosan yang baik. "Ini memerlukan waktu dan tenaga," katanya.

Dadang berharap untuk pelaksanaan pemilu legislatif mendatang harus ada perubahan. Kedepan, pileg tak cukup nama saja, tapi mencantumkan foto. "Soalnya, dalam pelaksanaan pileg lalu, di setiap TPS sekitar 50 suara tak sah. Dengan dipasang foto dan nama akan lebih fokus dan memudahkan masyarakat untuk mencoblos," ungkapnya.

Ia pun turut menjelaskan dirinya bisa lolos ke kursi DPRD Provinsi Jabar setelah bermain cantik dan mengikuti Peraturan KPU. "Tak ada money politic dan memberikan pemahaman kepada masyarakat," tuturnya.

Dadang pun turut menjelaskan tugas dan fungsi DPRD kepada masyarakat. Masyarakat harus tahu tugas dewan.
"Kami berharap tugas DPRD bisa diterima masyarakat. Kita harus amanah dan bisa menyampaikan visi dan misi," ungkapnya.

Ia pun mengatakan setelah dirinya ditetapkan secara resmi menjadi Anggota DPRD Provinsi Jabar akan memperjuangkan sejumlah persoalan yang menjadi isu strategis. Di antatanya akan memperjuangkan SLTA di Kabupaten Bandung masih kurang.

"Di Kabupaten Bandung baru ada 19 SMA Negeri, sedangkan penduduk Kabupaten Bandung mencapai 3,6 juta jiwa kebih. Ini yang harus diperhatikan, karena lulusan SMP yang akan masuk ke SLTA harus difasilitasi dan diperhatikan," katanya.

Selain itu, Dadang pun akan memperjuangkan persoalan banjir di Kabupaten Bandung khususnya, dan umumnya di Bandung Raya maupun di Jabar. "Ini yang harus diperhatikan. Pemerintah Provinsi Jabar harus memerhatikan, jangan lokal dan sektoral saja. Artinya, Bandung Raya harus diperhatikan dan dipikirkan," ungkapnya.

Untuk menanggulangi banjir, imbuh Dadang, di lokasi rawan banjir harus dibuatkan danau. "Membuat danau itu untuk meminimalisir banjir. Selain itu di setiap pinggir sungai dibuatkan tanggul, soalnya kami bisa merasakan kesedihan dan sakit jika daerah sendiri kena banjir," ungkapnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR