FKUB dan FKDT Kabupaten Subang Tolak People Power

Pemilu

Sabtu, 18 Mei 2019 | 18:30 WIB

190518183100-fkub-.jpg

kedaipena

Ilustrasi.


FORUM Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Subang, menolak dengan tegas aksi people power yang direncanakan bakal di gelar pada 22 Mei 2019 di Jakarta. Mereka anggap, gerakan itu merupakan gerakan pemecah belah bangsa. Terlebih gerakan tersebut hanyalah gerakan sekelompok orang.

"Kami mendeklarasikan untuk menolak gerakan people power, yang kami nilai bakal merusak keutuhan NKRI," ujar Ketua FKUB Kab. Subang Kh. Mugni Ismail, pada Sabtu (18/5/2019).

Mereka juga menolak akan segalan bentuk ajakan terkait gerakan people power itu. Gerakan itu dianggap gerakan segelintir orang yang, yang berniat memecah belah bangsa.

"Kami juga menolak bentuk ajakan dan pengerahan massa secara inkonstituolnal," katanya.

Ketua FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Tsanawiyah) Kabupaten Subang, Atep juga mendukung penolakan itu yang di deklarasikan oleh FKUB Subang. "Gerakan ini sudah terindikasi memecah belah bangsa. Kita sebagai masyrakat harus jaga keutuhan NKRI," katanya.

"Kita juga apresiasi KPU dan Bawaslu yang telah menyelenggarakan tahapan pemilu yang sangat demokratis ini," ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Subang pun mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak turut aksi tersebut.

"Kami himbau untuk masyarakat untuk tidak ikut dalam kegiatan itu (people power). Lebih baik kita bersama menjaga keutuhan NKRI demi persatuan bangsa," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Aminudin.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR