KH Abdul Aziz Haedar: Aksi 22 Mei Akan Berjalan Damai,

Pemilu

Kamis, 16 Mei 2019 | 20:47 WIB

190516205212-kh-ab.jpg

MENJELANG aksi pengarahan massa terkait aksi peopel power tanggal 22 Mei 2019 mendatang, sejumlah pihak berharap tak ada aksi massa atau kejadian apapun.
Seperti halnya yang disampaikan oleh Pengasuh Ponpes Sukamiskin Pimpinan KH Abdul Aziz Haedar, bahwa aksi 22 Mei akan berjalan damai.
"Saya kira aksi 22 Mei itu hanya keinginan sekolompok orang, saya pribadi tahu pak Prabowo, dia orangnya nasionalis," jelas KH Abdul Aziz Haedar, ditemui di kediamannya, Kamis (16/5/2019) malam.
Dalam menghadapi aksi inkonstitusional, jika TNI dan Polri kuat, maka Umaro juga kuat.Saat ditanya perihal masa aksi dari Jabar akan hadir ke Jakarta, kiai Abdul Aziz menyatakan tak akan terpancing untuk datang ke sana.
"Saya kira masyarakat Jabar sudah dewasa, ga akan terpancing. Itu kan hanya orang di jakarta saja yang meramaikan," jelasnya.
Diakui kiai Abdul, jika dalam pemilu 2019 ini, masyarakat sudah melakukan pemilu dengan mulia."Maka dari itu untuk memilih pemimpin mulia, maka dilakukan pemilu dengan mulia dan bertujuan mulia bagi dunia akhirat," jelasnya.
Perihal people power, diakui kiai yang pernah turun langsung pada pemilu 66 ini bahwa sosok Prabowo sosok negarawan sejati.
"Pa Prabowo orang baik. Hanya diluar itu yang jadi penyakit. Masa tidak sayang kepada negara, Pa Prabowo, tahu kejatuhan bung Karno, lalu pa Harto, ga mungkin akan melakukan yang merugikan bangsa dan negara," jelasnya.
Terkait Pilpres, kiai Abdul berharap diselesaikan ke jalur sesuai UU. "KPU kan produk dpr, bikinan rakyat juga, lalu kalau KPU ga dipercaya, mau percaya sama siapa. Masa kalah sama Pantia Pilkades yang bisa nerima menang atau kalah, kan malu," jelasnya.
Di dalam Al Qur'an itu kan ada perputaran mengenai nasib. "Siapa pemimpin yang ikhlas maka akan kuat membangun bangsa, mudah-mudahan siapapun yang diputuskan KPU itu pemimpin yang ikhlas," jelasnya

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR