Quick Count UKRI : Pasangan Prabowo-Sandi ungguli Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin

Pemilu

Rabu, 17 April 2019 | 19:29 WIB

190417193030-quick.jpg

Rio Ryzki Batee

LEMBAGA Afiliasi Pengetahun Ilmu dan Teknologi (Lapitek) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), merilis hasil hitung cepat Pilpres 2019. Dimana hasilnya Pasangan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno unggul dengan 63, 2 persen, sementara pasangan Jokowi- Ma'ruf Amin diangka 36,8 persen.

Rektor Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Boyke Setiawan mengatakan, quick count atau hitung cepat tersebut, dilakukan berdasarkan kajian-kajian akademis dan sesuai dengan metode/kaidah yang diikuti oleh lembaga quick count pada umumnya.

"Hasil quick count ini dilakukan oleh para akademisi yang sudah pasti terpercaya dan bisa dipertanggung jawabkan dengan margin of eror 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95,5 persen," ungkapnya kepada wartawan di Aula Soemitro Djojohadikoesoemo UKRI, Jln. Ters. Halimun, Kota Bandung, Rabu (17/4/2019).

Menurutnya, hasil hitung cepat secara nasional tersebut dilakukan oleh 2.260 relawan, dengan mendatangi 10.252 responden. Dimana ribuan responden tersebut yang tersebar di 700 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 34 Provinsi di Indonesia.

"Dengan hasil ini, kami yakin relawan dan responden di lapangan bekerja sesuai standar lembaga quick count atau exit poll," katanya.

Boyke menerangkan, terkait banyaknya perbedaan hasil antara Lapitek UKRI dengan lembaga survey lainnya, hal tersebut merupakan sesuatu yang biasa. Namun, Ia mengingatkan lembaga quick count yang tidak melakukan kaidah atau keilmuan, jangan sampai membodohi masyarakat dengan merilis hasil yang tak sesuai dengan fakta di lapangan.

"Lembaga quick count yang tak sesuai dengan fakta di lapangan jangan membodohi masyarakat. Maka berikan hasil yang sesuai dengan kenyataan di lapangan," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Tokoh Jawa Barat, Iwan Sulanjana mengapresiasi hasil quick count yang di rilis Lapitek UKRI. Diakuinya hasil tersebut, merupakan yang terpercaya lantaran dilakukan dengan metode akademis.

"Saat ini masyarakat bingung karena hasil quick count disejumlah lembaga berbeda," ucapnya.

Mantan Pangdam III Siliwangi itu menyebut, hasil sebenarnya bisa dilihat realita di lapangan. Menurutnya banyak informasi dari relawan yang memberi data bahwa pasangan 02 memenangkan Pilpres versi hitung cepat.

"Banyak teman dan relawan di lapangan beri informasi ke saya, pasangan Prabowo-Sandi menang. Maka dari itu saya datang ke UKRI menanyakan bagaimana hasilnya, ternyata benar berdasarkan data yang dirilis 02 menang versi hitung cepat," jelasnya.

Iwan menambahkan terlepas dari banyaknya lembaga quick count yang merilis hasil yang berbeda, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat.

"Menurut saya UKRI yang paling di percaya, karena melakukan metode hitung cepat sesuai aturan dan statistik yang tepat. Namun, bicara lebih jauhnya kita lihat perhitungan hasil resmi KPU nanti," tambahnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR