Ribuan Siswa SMKN 1 Garut Doakan Pemilu Aman dan Damai

Pemilu

Selasa, 16 April 2019 | 17:24 WIB

190416172620-ribua.jpg

Agus Somantri

-Ribuan siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Garut saat mengelar doa bersama untuk keamanan dan kelancaran pemilihan umum (Pemilu) di halaman SMKN 1 Garut, Jalan Cimanuk, Kabupaten Garut, Selasa (16/4/2019)

RIBUAN siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Garut mengelar doa bersama untuk keamanan dan kelancaran pemilihan umum (Pemilu) yang akan dilaksanakan pada Rabu (17/4/2019) besok.

Kegiatan Doa Bersama untuk Indonesia Damai dengan tema " Siapapun Pemimpinnya Kita Adalah Bersaudara Ciptakan Pemilu Aman dan Damai" tersebut berlangsung di halaman SMKN 1 Garut, Jalan Cimanuk, Kabupaten Garut dengan dipimpin langsung Kepala SMKN 1 Garut, Dadang Djohar Arifin.

Para siswa dan guru yang mengikuti kegiatan doa bersama tersebut nampak khusuk. Sesekali terlihat mata mereka terpejam sambil mengangkat dua tangan untuk memanjatkan doa.

Kepala SMKN 1 Garut, Dadang Djohar Arifin, mengatakan, kegiatan doa bersama yang diikuti oleh seluruh siswa didik dan tenaga pengajar ini merupakan ihtiar sesama anak bangsa agar pelaksanaan Pemilu berlangsung aman dan damai.

“Tidak masalah mau nomor satu atau nomor dua, sebab keduanya merupakan orang terbaik bangsa Indonesia,” ujarnya usai kegiatan doa bersama di SMKN 1 Garut, Jalan Cimanuk, Selasa (16/4/2019).

Dadang pun meminta, bagi para siswa yang sudah memiliki hak pilih, mereka mempunyai kesadaran untuk menyalurkan hak suaranya dalam pesta demokrasi lima tahunan ini agar bisa memberikan yang terbaik untuk masa depan bangsa Indonesia.

Ia juga berharap, melalui kegiatan doa bersama ini siapa pun nantinya pemimpin yang terpilih mampu menjalankan amanat masyarakat dengan penuh tanggung jawab, dan mampu membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai bidang demi kemakmuran bangsa Indonesia.

“Tentunya kita semua berharap supaya negara ini berdaulat baik secara ekonomi, hukum dan berdikari di atas bangsa sendiri,” ucapnya.

Dadang menambahkan, kegiatan doa bersama ini uga sebagai bagian pendidikan karakter dan membangun kesadaran siswa untuk bisa berpolitik dengan bijak.
Ia menyebut, dalam kondisi pemilu saat ini, siswa harus cerdas menentukan hak pilihnya, dan tidak terprovokasi dengan isu atau kabar bohong yang menyesatkan.

"Doa bersama ini adalah bagian dari bela negara. Ada pendidikan karakter dan belajar tentang menghadapi pemilu," katanya.

Nita (18), siswi kelas IX SMKN I Garut, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan doa bersama yang digagas pihak sekolahnya tersebut. Menurutnya, sebagai sesama anak bangsa, dirinya mempunyai kewajiban moral untuk ikut mensukseskan hajat demokrasi ini.

“Semoga besok hari mendapatkan pemimpin yang amanah dan terbaik berdasarkan pilihan Alloh,” katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR