PDI-P Optimis Partisipasi Masyarakat pada Pemilu Tinggi

Pemilu

Selasa, 16 April 2019 | 15:47 WIB

190416154746-pdi-p.jpg

Rio Ryzki Batee

MENDEKATI puncak pesta demokrasi, persoalan minimnya tingkat partisipasi masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya masih menjadi kekhawatiran berbagai pihak. Lebih jauh menjadi salah satu pekerjaan rumah, baik bagi penyelenggara maupun para peserta pemilu.

Ketua DPD PDI-PerjuanganJawa Barat, TB Hasanuddin mengatakan bahwa dari hasil survei yang dilakukan pihaknya, jumlah pemilih yang belum dapat menentukan pilihannya kini hanya tersisa sekitar 10 persen.

Walaupun sebelumnya, sejumlah lembaga survei menyatakan bahwa pemilih yang belum menentukan pilihannya sekitar 30 hingga 40 persen.

“Dari hasil survei internal ini, pemilih yang belum menetukan pilihannya sekitar 10 persen. Maka kami optimis partisipasi masyarakat pemilu kali ini cukup tinggi," ungkapnya di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Jln. Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Selasa (16/4/2019).

Hasanuddin menerangkan bahwa selain jumlah pemilih yang belum menentukan pilihannya, dari hasil survei tersebut juga diketahui elektabilitas partai wong cilik ini masih kurang sekitar 3 persen, dari target 26 persen.

“Alhamdullilah, walau belum mencapai target tapi masih unggul dari yang lain,” ucapnya.

Menurutnya, tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden kali ini, mengalami peningkatan. Yang terbukti dari antusiasme masyarakat yang hadir dalam kampanye pamungkas berapa waktu silam.

Dikatakannya, meningkatkan partisipasi masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) merupakan salah satu tugas dari partai politik. Dalam rangka memaksimalkan hak suara masyarakat, khususnya di Jawa Barat.

“Ini adalah hak konstitusional rakyat Indonesia yang harus digunakan, sebagai tanggung jawab dalam memilih pemimpin mereka,” tambah mantan Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR