210 TPS di Kabupaten Bandung Terendam Banjir

Pemilu

Selasa, 16 April 2019 | 09:03 WIB

190416090424-210-t.jpg

Engkos Kosasih

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung, Agus Baroya

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung, Agus Baroya menyatakan, sebanyak 210 tempat pemungutan suara (TPS) terdampak banjir di Kabupaten Bandung.  

Agus menjelaskan,  TPS yang terdampak banjir per 15 April 2019 itu, yakni 65 TPS di Kelurahan Andir, 21 TPS di Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah. Sebanyak 41 TPS di Desa Dayeuhkolot dan 30 Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot.

Agus menjelaskan, sebanyak 27 TPS di Desa Tegalliar Kecamatan Bojongsoang, 7 TPS di Desa Kamasan Kecamatan Banjaran, 2 TPS di Dwaa Sumbersari Kecamatan Ciparay dan 17 TPS di Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek.

Sebelumnya, Agus mengatakan, untuk solusi mengantisipasi banjir, pihaknya berusaha untuk koordinasi dengan PPK, PPS, selain dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, para saksi dan pihak lainnya untuk memindahkan TPS ke tempat aman dari ancaman banjir.

"Supaya pemindahan TPS itu diketahui oleh sejumlah pihak. Silahkan dicari lokasinya, tetapi lokasi terdekat yang memungkinkan untuk didirikan TPS dan mudah dijangkau oleh para calon pemilih," kata Agus.

Untuk mengantisipasi banjir itu, katanya, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan PPK, kemudian PPK  koordinasi dengan PPS.

Ia mengatakan, di Kabupaten Bandung tersebut tercatat 2.360.659 daftar pemilih tetap yang tersebar di 10.338 TPS. Ia berharap, lokasi TPS yang rawan banjir itu dipindahkan ke gedung permanen agar aman dari ancaman turun hujan.

"Kita juga sudah berkirim surat kepada bupati Bandung supaya Dinas Pendidikan memfasilitasi perizinan penggunaan gedung sekolah untuk mendirikan TPS. Sebab, gedung pemerintah bisa digunakan untuk penyelenggaraan pemilu, seperti gedung SD, SMP maupun SMA," katanya.

Agus juga menyatakan, masyarakat korban banjir yang ada di sekitar TPS rawan banjir terlihat semangat untuk berpartisipasi dalam menggunakan hak pilihnya dengan cara datang ke TPS.
"Walaupun di tengah kendala banjir, mereka ingin menggunakan hak pilihnya dan mencoblos di TPS," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR