PDIP Jaga Ketat 137 Ribu TPS di Jabar

Pemilu

Senin, 15 April 2019 | 20:40 WIB

190415204155-pdip-.jpg

Lucky M. Lukman

MENJELANG hari H pencoblosan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jabar terus memersiapkan diri. Salah satunya dengan mematangkan saksi-saksi yang bakal ditugaskan di tempat pemungutan suara (TPS).

Ketua DPD PDIP Jabar, TB Hasanuddin menyatakan, terdapat sekitar 137 ribu TPS di Jabar. Untuk mengawal TPS-TPS tersebut, saksi dibutuhkan sebanyak dua orang per TPS.

"Di Jawa Barat ini ada sebanyak 138.050 TPS, sehingga kami membutuhkan paling tidak satu TPS dua orang," ujar Hasanuddin di Sekretariat DPD PDIP Jabar, Jln. Pelajar Pejuang'45, Kota Bandung, Senin (15/4/2019).

Hasanuddin menambahkan, selain yang disiapkan untuk mengawasi proses Pileg, DPD PDIP Jabar juga mendapatkan tugas untuk menyiapkan saksi pada proses Pilpres. Yang menjadi fokus yaitu berada di 11 kabupaten/kota.

Kesebelas wilayah itu adalah Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bandung, Kabupaten Subang, Kota Cimahi, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, serta Kabupaten Pangandaran.

"Jabar ini merupakan wilayah lumbung suara terpenting, karenanya pengamanan suara harus dideteksi sejak dini, serta disiapkan secara matang," tambah Hasanuddin.

Oleh karena itu, Hasanuddin menerangkan, pihaknya memprioritaskan warga setempat untuk menjadi saksi.
"Masyarakat juga harus memahami dan mengetahui cara mengisi formulir C1. Formulir C1 merupakan bukti otentik, guna memperoleh penghitungan suara secara riil," terangnya.

Tak hanya mengawal suara partai yang dikenal partainya wong cilik ini, para saksi nantinya juga mempunyai tugas lain. Mereka diharapkan dapat membantu mendongkrak partisipasi pemilih pada Pemilu 2019.

"Partisipasinya kita targetkan sekitar 85-90 persen. Kalau di Jawa Barat memang selama ini partisipasi pemilih itu sekitar 67-70 persen. Para saksi ini kami harapkan dapat membantu meningkatkan angka partisipasi," pungkasnya.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR