"Dancuk Kerumat" Serukan Pesan Moral "Jangan Golput"

Pemilu

Senin, 15 April 2019 | 19:39 WIB

190415194018--danc.JPG

Tok Suwarto

SEORANG purnawirawan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD)berpangkat kopral kepala (Kopka), bernama Partika Subagyo Lelono, yang sering melakukan aksi unjuk rasa tunggal dan membawa poster bertuliskan kalimat menggelitik kembali turun ke jalan. Menjelang hari pemungutan suara Pemilu serentak saat ini, pada Senin (15/4/2019), Kopka Partika Subagyo Lelono yang sebelum pensiun bertugas di Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/4 Surakarta dan biasa menyebut dirinya "kopral besar" Bagyo menyerukan pesan moral menolak Golput.  

"Kopral besar" Bagyo yang kali ini menamakan diri "Dancuk Kerumat" atau merupakan akronim dari Komandan Pucuk Kerukunan Umat (beragama),menggelar aksinya di bawah patung duduk Bung Karno di Plaza Stadion Manahan. Dibantu tiga orang temannya di klub binaraga yang berpakaian ala pemuka agama, "kopral besar" Bagyo dengan pakaian doreng berumbai memegang bendera Merah Putih di tangan kanan dan poster di tangan kiri.

Dalam aksi tersebut, "kopral besar" Bagyo membawa dua poster, satu di antaranya berisi pesan moral bertuliskan “Jangan Golput, Berdoa Renungken, Coblosen, Menuju Indonesia Ayem Tentrem". Sebuah poster lagi yang dipegang seorang simpatisan bertuliskan “Pesan ini disampaikan oleh Komandan Pucuk Kerukunan Umat Indonesia (Dancuk Kerumat)“.

Seusai menggelar aksi, Kopka Partika Subagyo menyatakan kepada wartawan, dia menyerukan ajakan itu karena tergugah untuk menyuarakan betapa pentingnya satu suara dalam Pemilu yang sangat menentukan masa depan Indonesia.

"Saya sebagai masyarakat dan warga negara Indonesia,  ikut terpanggil untuk menyuarakan dan peduli agar jangan ada yang Golput,” ujarnya bersemangat.

Aksi simpatik di bawah terik matahari yang digelar "kopral besar" Bagyo di kawasan sibuk itu, sempat menarik perhatian masyarakat yang melintas. Purnawirawan yang juga aktif di kegiatan sosial, di antaranya di PMI cabang Solo, mengakhiri aksi sambil jalan kaki dan berseru "jangan Golput" itu menjelang tengah hari.
 

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR