Masuk Masa Tenang, Tim Gabungan TNI/Polri Disebar ke Setiap TPS

Pemilu

Senin, 15 April 2019 | 10:03 WIB

190415100450-masuk.jpg

Septian Danardi

MEMASUKI masa tenang Pilpres dan Pileg 2019 yang tinggal dua hari lagi, sebanyak 1400 aparat gabungan TNI-Polri disebar keseluruh TPS dan titik-titik lokasi rawan di wilayah Kota Tasikmalaya.

"Mulai hari ini, seluruh pasukan gabungan TNI-Polri disebar ke TPS. Baik kegiatan Preentif dan Preventif juga patroli yang akan kita laksanakan secara terbuka bersama-sama," kata Kapolres Tasikmalaya AKBP Febry Kurniawan Ma'ruf usai apel gelar pasukan di halaman Mako Polres Tasikmalaya Kota, Senin (15/4/2019).

Dikatakannya, Polri-TNI dan unsur pemerintahan setempat siap menangkal isu-isu bahwa Tempat Pemungutan Suara (TPS) tak aman bagi pemilih 17 April mendatang.

Polres Tasikmalaya dan TNI siap mengamankan agenda pesta demokrasi tersebut dengan menerjunkan kekuatan dari keseluruhan Personil Polres Tasikmalaya Kota dibantu dari Polda Jabar dan TNI dengan jumlah keseluruhan kurang lebih sebanyak 1400 personil.

Penjagaan proses pemilihan umum mulai dilaksanakan secara serentak mulai dari TPS, PPS, PPK sampai dengan KPU di wilayah Kota Tasikmalaya sejak hari ini,

Kesiapan pengamanan Pilpres dan Pileg ini, kata Febry, pihaknya terus melakukan pengecekan kesiapan pasukan, sarana dan prasarana sekaligus memberikan arahan terkait potensi kerawan yang memerlukan penanganan cepat. Sebab kondisi itu menjadi gangguan nyata yang menghambat penyelanggaraan Pemilihan Presiden dan Pileg serentak ini.

"Kami akan tempatkan pasukan di beberapa tempat penting untuk menghindari adanya gangguan keamanan dalam pelaksanaan pencoblosan dan usai pengambilan suara nanti, namun peran masyarakat juga sangat penting dalam mensukseskan pesta demokrasi tersebut," katanya.

Selain itu, Febry mengharapkan, agar masyarakat tidak terpengaruh oleh adanya isu-isu yang akan mempengaruhi dan menghambat pelaksanaan Pilpres dan Pileg tersebut. Namun pihaknya juga akan memproses secara propesional bila ditemukan gangguan keamanan.

Selain itu, patroli-patroli akan digelar saat hari tenang ini sampai dua hari ke depan saat waktu pencoblosan.

Lanjut Febry, netralitas Polri dan TNI juga sangat penting untuk menjaga kondusifitas setiap tahapan-tahapan dalam pelaksanaan Pilpres dan Pileg ini. "Sebab tugasnya menjaga kondusifitas agar masyarakat yang melaksanakan pesta demokrasi Pilpres dan Pileg ini bisa kondusif. Meski tidak ada ancaman, Polri dan TNI juga harus tetap waspada terhadap kerawanan yang berpotensi terjadinya konplik," katanya.

Ditambahkan Febry, namanya Pemilu masing-masing memiliki pendukung-pendukungnya sehingga setiap pasangan calon bisa memberikan arahan dan penekanan terhadap para pendukunganya untuk saling menjaga.

Sementara anggota Polres Tasikmalaya Kota juga terus berlatih bela diri tongkat untuk antisipasi terjadinya kericuhan dan pelaku pengacau keamanan.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR