Masuki Masa Tenang, PDIP Jabar Cabuti APK

Pemilu

Minggu, 14 April 2019 | 16:44 WIB

190414164526-masuk.jpg

ISTIMEWA

MEMASUKI masa tenang Pemilihan Umum 2019, DPD PDI-Perjuangan Jawa Barat membersihkan seluruh alat peraga kampanye (APK) yang tersebar di wilayah Jawa Barat.

“Pembersihan APK ini dilakukan karena batas waktu (kampanye) sudah selesai, dan sekarang masuk minggu tenang selama tiga hari,” ungkap Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Tubagus Hasanuddin usai secara simbolis melakukan pencopotan APK di Kabupaten Karawang, Minggu (14/4/2019).

Menurutnya aksi penertiban atribut kampanye ini dilakukan di 27 kabupaten/kota di Jabar. Sehingga pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh ketua DPC untuk melakukan pembersihan APK di wilayahnya masing-masing.

Upaya tersebut, dengan harapan Jawa Barat dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya di Indonesia.

“Semoga Pileg (Pemilihan Legislatif) dan Pilpres (Pemilihan Presiden) kedepan, terlaksana dengan tenang, aman, dan damai,” ucapnya.

Usai melakukan pembersihan, ia menyerahkan bambu-bambu bekas pemasangan APK kepada pedagang kaki lima agar dapat dimanfaatkan.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengimbau agar tiap DPC dan DPD membentuk tim untuk melepaskan seluruh atribut kampanye.

Atribut kampanye atau bendera yang masih bagus disimpan, sedangkan yang berbentuk baliho, banner, spanduk, dikumpulkan jadi satu, dan kemudian diberikan ke pedagang barang bekas secara rapi.

“Kampanye telah usai. Saatnya semua berpikir jernih, mempertimbangkan yang terbaik untuk masa depan bangsa dan negara,” katanya.

Usai kampanye, pihaknya fokus pada upaya memerkuat semangat persaudaraan kebangsaan, rekonsiliasi, serta siap bergandengan tangan dengan seluruh kekuatan politik guna menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Hasto juga menyampaikan permohonan maaf jika selama masa kampanye, ada ucapan, perilaku, dan tindakan yang kurang berkenan di hati masyarakat Indonesia.

"Mari kita galang pemilu yang jurdil (jujur dan adil), bersih, dan jangan sampai ada yang golput," tambahnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR