Satpol PP Kabupaten Bandung Tertibkan Ribuan APK Pemilu 2019

Pemilu

Minggu, 14 April 2019 | 14:26 WIB

190414142716-satpo.jpg

Engkos Kosasih

SEKRETARIS Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Agus Maulana menyatakan, memasuki hari pertama masa tenang jelang pemilihan umum 17 April 2019 yang hanya tinggal beberapa hari lagi, jajaran Satpol PP sudah menertibkan ribuan alat peraga kampanye (APK). Baik itu APK calon presiden dan wakil presiden, calon anggota DPD RI, maupun calon anggota legislatif DPR RI, DPRD Provinsi Jabar dan DPRD Kabupaten Bandung.

"Angka sementara lebih kurang 2000 APK besar dan kecil yang ditertibkan oleh jajaran Mako Satpol PP. Sementara dari jajaran unit masih dalam proses penghitungan. Penertiban masih berlangsung baik oleh jajaran Mako Satpol PP maupun Unit sampai dengan H-1 hari pencoblosan pemilu 17 April 2019," kata Agus Maulana kepada galamedianews.com melalui pesan whatsapp, Minggu (14/4/2019) siang.

Alat peraga kampanye (APK) di sejumlah sudut kota dan daerah di Kabupaten Bandung sejak Minggu (14/4/2019) pukul 00.00 WIB mulai ditertibkan. Penertiban APK itu secara serentak dilaksanakan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di setiap kecamatan di Kabupaten Bandung.

Penertiban APK tersebut melibatkan jajaran Muspika Majalaya dan jajaran komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Majalaya, 11 pengawas kelurahan dan desa serta 461 pengawas tempat pemungutan suara.

"Penertiban APK ini guna melaksanakan tahapan masa tenang di Kecamatan Majalaya dalam menghadapi pemilihan umum 17 April 2019. Tahapan ini sesuai dengan amanat Undang-Undang no 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum," kata Ketua Panwaslu Kecamatan Majalaya Iskandarsyah kepada galamedianews.com di Majalaya, Minggu.

Sebelum dilaksanakan pemertiban, imbuh Iskandarsyah, Panwaslu Kecamatan Majalaya memberikan surat resmi kepada setiap tim sukses atau partau politik peserta Pemilu 2019 untuk melepas atau membongkar APK, baik APK pilpres maupun calon anggota legislatif.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR