Dedi : Usut Kasus Temuan Surat Suara Tercoblos di Malaysia

Pemilu

Jumat, 12 April 2019 | 15:08 WIB

190412150958-dedi-.jpg

idt

KETUA Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat, Dedi Mulyadi angkat bicara terkait temuan surat suara yang sudah tercoblos di Selangor, Malaysia. Dedi Mulyadi secara tegas meminta kasus tersebut diusut hingga tuntas.

Lebih lanjut Dedi menjelaskan, jika dibiarkan kasus tersebut akan menimbulkan berbagai spekulasi politik.

"Harus diusut sampai tuntas siapa pembuat skenario dan menangkap pelaku pencoblosan tersebut, agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi," ujar Dedi saat dihubungi, Jum'at (12/04/2019).

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat tersebut melanjutkan, jika memang ditemukan pelanggaran maka harus diselesaikan sesuai mekanisme Undang-Undang Pemilu.

"Kita serahkan kepada mekanisme pelanggaran pemilu, semua pihak harus tunduk pada UU Pemilu," ujar Dedi.

Dedi melanjutkan, pencoblosan surat suara tersebut merupakan skenario yang dilakukan untuk mendeligitimasi Pemilu.

"Skenario pencoblosan kertas suara sebelum pemilihan umum berlangsung merupakan skenario yang dilakukan untuk mendeligitimasi Pemilu 2019," kata dia.

Seperti di ketahui, beredar video amatir yang menunjukkan kertas suara sudah tercoblos. Kertas suara itu dimuat dalam puluhan kantong.

Diduga, hal ini terjadi di Selangor, Malaysia. Video ini beredar di WhatsApp dan media sosial lainnya.

Dalam salah satu video yang beredar, salah satu penemu surat suara tercoblos 01 menyatakan ingin ada perubahan di Indonesia.

Pria tersebut mengaku bernama Brem dan juga selaku kader Partai Demokrat (PD) yang mendukung capres Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR