Banyak Kaum Disabilitas Tidak Masuk DPT, PPDI Protes KPU Ciamis

Pemilu

Jumat, 5 April 2019 | 14:07 WIB

190405140809-banya.jpg

Pepi Irawan

KETUA Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis, Dodo Zakaria.

KETUA Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis, Dodo Zakaria mengatakan, kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ciamis kurang jeli dan lebih mengesampingkan pemilih kaum disabilitas. Padahal penyandang cacat di Kabupaten yang tercatat di PPDI dan yang mempunyai hak pilih ada sekitar 11.013 orang.

"Setelah kami sinkronkan data yang ada di kami dan data KPU Ciamis, data yang tercatat di KPU hanya ada 5 ribu yang yang berhak mengikuti  Pemilu 17 April nanti. Padahal dari data kami, yang berhak tercatat di DPT seharusnya 11.013 orang" katanya.

Saat di lapangan, lanutnya, ada petugas PPK maupun PPS yang mengabaikan kategori disabilitas. "Pada kolom di bawah saat pendataan ada  kategori disabilitas, tapi diabaikan oleh petugas," terangnya.

"Kan difabel itu bermacam-macam, entah itu tuna rungu, tuna daksa, tuna grahita, dan tuna netra. Ketika tidak ditulis disabilitas, seolah-olah kami disamakan dengan orang normal," tuturnya.

Dodo menyebutkan contoh di Kecamatan Cipaku. Dimana ada satu keluarga penyandang disabilitas yang tidak dimasukkan DPT, alasannya satu keluarga tersebut penyandang disabilitas yang sangat sulit berjalan ke TPS.

"Ini sangat miris seharusnya petugas PPK atau PPS tetap mendata dan memasukan penyandang disabilitas tersebut ke dalam DPT. Kalau tidak dimasukan itu sama saja diskriminasi kaum difabel," tegasnya.

Dodo berharap, petugas KPU tidak membedakan kaum difabel dengan orang biasa. "Mereka pun mempunyai hak suara yang sama," pungkasnya.

Sementara itu di tempat terpisah Ketua KPU Agus Fatah  membenarkan kaum disabilitas di KPU hanya terdaptar 43.000 sekian, dan kalaupun ada penambahan itu mungkin itu adalah data pemilih pemula.

"Kita hanya mendata data yang ada di KPU,dan sampai saat ini di KPU kaum disabilitas hanya terdaptar 43 ribu orang kalaupun dilapangan lebig kemungkinan itu ada pemilih pemula," ungkapnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR