Bukan Baliho atau Spanduk, Relawan Jokowi Deui Jadikan Dodol Garut sebagai Media Kampanye

Pemilu

Selasa, 26 Maret 2019 | 23:19 WIB

190326232422-bukan.jpg

Agus Somantri

Ketua Harian Relawan Jokowi Deui (RJD), Widi Nugroho, menunjukan Dodol Garut bergambar Jokowi sebagai media kampanye di Rumah Relawan Jokowi Deui (RJD), Jalan Ciledug, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (26/3/2019)

SELAMA INI, biasanya kampanye hanya menggunakan media berupa baligo, stiker, spanduk, baju, serta alat peraga kampanye lainnnya. Namun hal berbeda dilakukan Relawan Jokowi Deui (RJD) di Kabupaten Garut yang menggunakan Dodol Garut sebagai media kampanyenya.

Ketua Harian Relawan Jokowi Deui (RJD), Widi Nugroho, mengatakan, ide awal pembuatan makanan khas Garut tersebut sebagai media kompanye, karena masih banyak masyarakat Indonesia yang belum merasakan rasa dodol itu seperti apa.

"Barangkali masih banyak masyarakat yang belum tahu rasa dodol itu bagaimana. Nah selaku relawan yang berasal dari Garut, kita buat supaya dodol ini bisa dirasakan oleh masyarakat banyak dengan branding Bapak Jokowi," ujarnya di Rumah Relawan Jokowi Deui (RJD), Jalan Ciledug, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (26/3/2019).

Menurut Widi, RJD menginginkan adanya manfaat bagi masyarakat luas, khususnya bagi para pengusaha Dodol Garut dengan mengembangkan dan mengenalkan Dodol Garut ke khalayak sehingga akan berdampak positif bagi perkembangan para pengusaha Dodol Garut itu sendiri.

"Jadi selain kita berkampanye untuk Bapak Jokowi, kita juga mengkampanyekan Dodol Garut. Tapi kita juga tidak mengklaim bahwa seluruh pengrajin dodol merupakan pendukung 01," ucapnya.

Namun demikian, diungkapkan Widi, minimal ada nuansa lain dengan menggunakan Dodol Garut sebagai media kampanye ini, karena dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Bukan saja masyarakat Garut, akan tapi masyarakat luar Garut juga dapat merasakan manfaatnya.

"Kita memperkenalkan sebuah produk yang orang masih banyak tidak tahu rasanya dan hanya mengenal namanya saja Dodol Garut. Harganya pun tidak terlalu mahal. Jadi kita bisa berkampanye dengan efisien tapi ada beberapa imbas positif yang didapatkan," katanya.

Widi menyebut, sampai saat ini sudah lebih dari 15 ribu pcs Dodol Garut yang disebar RJD ke berbagai daerah, khususnya wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek. Ia pun berharap, yang tadinya tidak mengenal Dodol Garut dapat merasakan bagaimana makanan khas Kota Garut tersebut.

Ketua Umum Relawan Jokowi Deui (RJD), Joko Suranto, menambahkan, dalam berkampanye pihaknya tidak mau asal-asalan, tapi harus menjadi sesuatu yang berguna dan mendatangkan nilai ekonomis bagi masyarakat.

"Seperti sebelumnya, RJD memfasilitasi pondok pesantren tradisional yang belum mengantongi badan hukum agar pesantren tersebut bisa mendapatkan banyak manfaat, salah satunya memudahkan untuk mengakses bantuan baik dari perorangan atau pemerintah," ucapnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR