Ribuan Warga Kota Tasikmalaya Nyatakan Dukung Jokowi-Ma'ruf

Pemilu

Jumat, 22 Maret 2019 | 18:55 WIB

190322185642-ribua.jpg

Septian Danardi

RIBUAN warga Kota Tasikmalaya dari berbagai kalangan terutama kalangan bawah menyatakan dan deklarasi kebulatan tekad barisan muda melineal Kota Tasikmalaya dukung pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, di Grand Hotel Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya, Jumat (22/3/2019).

Ketua TKD Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, pemilih Joko Widodo-Maruf Amin di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya adalah pendukung militan yang sudah teguh pendiriannya selama ini. Mereka sebagian besar berasal dari masyarakat menengah ke bawah. 

Kata Dedi, hal tersebut dibuktikan dengan para pendukung yang mendeklarasikan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf. Sebagian besar pendukung Jokowi-Ma'ruf di Jawa Barat adalah para petani, nelayan yang tinggal di desa-desa. Mereka cenderung tak banyak mengetahui politik zaman sekarang di media sosial yang sangat dominan.

"Para pendukung Pak Jokowi di Tasikmalaya sangat militan. Banyak yang datang ke acara deklarasi ini dari masyarakat kalangan menengah dan bawah. Tapi banyak juga kaum milenial dan para pengusaha besar," katanya.

Menurutnya, Tren kondisi pemilihan presiden di era ini berbeda dengan era dulu yang naik turunnya dinamika politik tersebut dilihat dari angka hasil survei. Akan tetapi kali ini peran media sosial sangat tinggi dan mampu mempengaruhi para pemilih yang menggunakan media sosial.

"Setelah berkeliling berbagai daerah di Jawa Barat kami yakin Jokowi akan menang di Jawa Barat. Banyak pemilih Pak Jokowi di pedesaan, para petani, nelayan, sopir angkot, tukang ojek, masyarakat yang selama ini tidak terlalu berisik di media sosial," ujarnya.

Sejak awal, kata Dedi, pihaknya membuat angka target kemenangan di Jawa Barat sampai angka 60 persen suara bagi Jokowi-Ma'ruf. Sampai saat ini, melihat dari  riset angka psikologis suara telah sampai di angka 46 sampai 47 persen. 

Ia menilai hasil survei tak menjamin hasil pemilihan suara nantinya di TPS. Tapi, saat hari pencoblosan nanti yang sejatinya membuktikan kemenangan Jokowi-Ma'ruf  di Jawa Barat. 

Berbeda, lanjut Dedi, dengan sahabat kita yang setiap pendukungnya itu memberikan komen di media sosial. Baik itu postingan maupun komen-komen. Bahkan, ada yang memiliki lebih dari satu akun. Hal ini menjadikan lebih ramai.  "Namun pemilihan itu kan bukan di medsos, pemilihan itu nanti di TPS," ujarnya. 

Sementara dalam deklarasi tersebut, beberapa warga sempat diajak naik ke panggung oleh Ketua TKD untuk ikut berorasi dan memimpin yel-yel. 

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR