KPU Kabupaten Bandung Temukan 17.440 Lembar Surat Suara Rusak

Pemilu

Jumat, 15 Maret 2019 | 20:42 WIB

190315204349-kpu-k.jpg

Engkos Kosasih

SEBANYAK 17.440 lembar surat suara DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan DPD RI diketahui mengalami kerusakan. Kerusakan lembar surat suara itu diduga akibat terlipat sehingga terlihat keriput, terdapat bercak tinta dan sobek.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Agus Baroya kepada galamedianews.com di ruang kerjanya KPU Kabupaten Bandung di Jalan Sindangwargi, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (15/3/2019) malam.
 
Menurut Agus, sebanyak 17.440 lembar surat suara yang rusak di empat lembaga itu dan 9 juta lembar surat suara yang baik. "Kalau dipersentasikan, lembar surat suara yang rusak sekitar 0,18 persen. Soalnya, masih ada dua kecamatan lagi, yakni Kecamatan Margahayu dan Kecamatan Dayeuhkolot yang belum selesai melaksanakan sortir lipat surat suaranya," katanya.

Agus mengatakan, data lembar surat suara yang rusak maupun yang baik itu diketahui KPU pada Kamis (14/3/2019) kemarin. Sedangkan hari ini (Jumat, red) belum diketahui.

Ia mengatakan, hasil dari pelaksanaan sortir dan lipat lembar surat suara itu, belum dilaporkan ke KPU RI.

"Pelaporan ke KPU RI menunggu pelaksanaan sortir dan lipat lembar surat suara semuanya beres total, termasuk dua kecamatan tersebut," katanya.

Sebenarnya, lanjut agus, penambahan surat suara sebanyak 2 persen dihitung dari total Kabupaten Bandung, bukan per tempat pemungutan suara (TPS). "Jadi kalau dihitung tambahan 2 persen per TPS masih terdapat kekurangan. Sehingga kekurangan per TPS nantinya  ditambahkan hasil sortil lipat yang rusak," katanya.

Sementara Komisioner KPU Kabupaten Bandung Supriatna menuturkan, dalam pengiriman lembar surat suara presiden dan wakil presiden mengalami pergeseran jadwal. Semula diagendakan 16 Maret 2019, namun mengalami perubaan menjadi 28 Maret.

"Dengan adanya pergeseran jadwal pengiriman lembar surat suara presiden dan wakil presiden itu, kita terus melakukan koordinasi dengan KPU Provinsi Jabar. Termasuk koordinasi dengan KPU Provinsi Jabar tentang pelaporan lembar surat suara ke KPU RI. Apakah pelaporan surat suara yang rusak itu, harus segera atau menunggu sortir dan lipat surat suara beres secara global. Kita menunggu arahan dari KPU Provinsi Jabar," katanya.

Lebih lanjut Supriatna mengatakan, belasan ribu lembar surat suara yang rusak itu tidak mengganggu dalam pelaksanaan pemilu di Kabupaten Bandung pada 17 April mendatang.

"Masih aman, surat suara aman. Tidak ada masalah," katanya.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR