Pengamat : Janji-Janji Jokowi Bakal Jadi Senjata Makan Tuan

Pemilu

Kamis, 14 Maret 2019 | 21:50 WIB

190314215152-penga.jpg

DIREKTUR Eksekutif Voxpol Research dan Consulting,  Pangi Syarwi Chaniago mengomentari Calon Presiden petahana Joko Widodo yang kembali mengumbar janji-janji politik menjelang perhelatan Pilpres 17 April 2019 mendatang. Ia menilai janji-janji tersebut akan jadi bumerang bagi Jokowi.
Di antara janji Jokowi yang terbaru yaitu program tiga kartu yakni Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra-Pekerja. Padahal mantan Wali Kota Solo ini belum melunasi janji politiknya pada Pilpres 2014 lalu.
Pangi menilai janji politik oleh calon presiden merupakan hal yang wajar. Sebab, politisi tidak akan pernah bisa dipisahkan dengan janji.
"Janji itu kosmetik politik. Politik merupakan sebuah dunia tempat orang memberikan janji-janji yang tidak akan terpenuhi, serta mengucapkan kata-kata yang memang dari semula telah direncanakan untuk memberikan kesan yang tidak benar bagi para pendengarnya," kata Pangi saat dihubungi, Kamis (14/3/2019).
Menurut Pangi, janji-janji itu akan menjadi senjata makan tuan apabila tidak memiliki kemampuan membayar atau menunaikan janji tersebut.
"Politisi kita berani berjanji karena mereka tahu betul karakteristik atau perilaku pemilih kita yang pelupa dan pemaaf, bahkan sedikit sekali mereka menagih atau mencatat semua janji politisi," ungkapnya.
Akibatnya, lanjut Pangi, banyak politisi yang tanpa punya beban mengobral janji. Bahkan berjanji dan membuat program yang secara akal sehat sulit untuk ditunaikan.  Itu seperti janji yang mengawang ngawang atau utopis.
"Saya pikir ini adalah alasan yanv membuat Jokowi tak punya beban mengobral janj. Karena janji beliau yang pemilu 2014 saja nggak ditagih rakyat bahkan sudah lupa dengan janji yang belum terbayarkan tersebut.  Sehingga habitus politisi kita sangat gampang membuat janji ketika pertarungan kontestasi elektoral pilpres," ujar Pangi.
Menurut Pangi, ketika Jokowi nekat mengeluarkan program janji soal tiga kartu sakti maka itu akan menjadi lawannya. Pasalnya, janji-janji sebelumnya banyak yang belum direalisasikan.
"Kebijakan Jokowi belum memihak dan membela rakyat kecil. Sederhana kok, kalau soal janji kita harus jujur juga, tentu kita akui juga nggak semua janji politik mereka terpenuhi, tentu ada juga yang sampai sekarang belum terwujud. Jadi musuh berat Jokowi adalah dirinya sendiri," tandasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR