WNA Masuk DPT, Bawaslu Minta KPU Instropeksi Diri

Pemilu

Jumat, 1 Maret 2019 | 05:53 WIB

190301055540-wna-m.jpg

dok

ilustrasi

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat ikut menangani dan mendalami masalah Warga Negara Asing (WNA) yang masih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) kabupaten Cianjur.

Ketua Bawaslu Jawa Barat Abdullah membenarkan, adanya WNA yang masuk dalam DPT karena adanya salah input Nomor Induk Kependudukan (NIK). Tetapi  kata Abdullah, WNA tersebut memang sudah memiliki e-KTP.

"Kami dari Bawaslu sudah melakukan cross cek dan sedang mengamati. Kemudian langkah selanjutnya menginisiasi KPU agar mengevaluasi DPT," kata Abdullah saat dihubungi, Kamis (28/2/2019).

Abdullah menambahkan, kesalahan ini baru yang terjadi hanya di Cianjur saja belum ada laporan dari daerah lain terkait masalah ini. Namun pihaknya menegaskan, akan terus melakukan pantauan dan pengawasan DPT.

"Ini isu yang sangat sensitif sekali karena berhubungan dengan warga negara asing," ucapnya.

Abdullah kembali menegaskan, masalah ini harus menjadi catatan KPU dan juga Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu demi kesuksesan terselenggaranya pemilihan presiden dan legislatif yang bersamaan dalam satu waktu.

"Kasus Cianjur bagi kami diharapkan menjadi introspeksi bagi KPU untuk validasi DPT," tuturnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR