Rapatkan Barisan, Caleg PKS di Jabar Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Pemilu

Kamis, 7 Februari 2019 | 20:32 WIB

190207203459-rapat.jpg

Anthika Asmara

DPW PKS Jawa Barat rapatkan barisan jelang pemilihan umum 2019. Seluruh calon legislatif mulai dari DPRD Kota, Provinsi dan DPR-RI wajib kampanye calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno karena pihaknya menargetkan 70 persen kemenangan di Jawa Barat. 

Ketua Tim Pemenangan Wilayah DPW PKS Jawa Barat, Haru Suwandaru mengatakan, bahwa pihaknya miliki ribuan caleg diberbagai daerah dan mereka wajib memenangkan capres yang di usung. Pihaknya memerintahkan dua bulan kedepan harus gencar mengkampanyekan Prabowo - Sandi agar bisa meraih suara sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Badan Pemenang Daerah (BPD) Jawa Barat. 
"Diminta agar tempo yang singkat ini meningkatkan kerjasama pusat provisi dan kota supaya mereka menjadi satu tim," kata Hari yang juga sekretaris BPD Jawa Barat Capres Prabowo - Sandi saat ditemui di hotel Grand Pasundan, Kamis (7/2/2019). 
Menurut Haru, PKS sendiri diprediksi menyumbang suara untuk Capres Prabowo diatas 50 persen karena kata dia, target kursi di DPRD provinsi sebanyak 24 persen begitu untuk di DPRD di 27 kabupaten/kota. 
"Sebagai target minumum kalau raihannya meleset lebih besar dari itu tidak keberatan tapi jabgan sampai lebih kecil daripada itu," ujar Haru. 
Selain itu Haru menuturkan, bahwa sumber suara lain untuk Prabowo - Sandi adalah rekam jejak pilpres 2014 saat itu Jabar meraih suara yang cukup siginifikan mencapai 60 persen untuk Prabowo dan Gaya Radjasa Sedangkan Joko Widodo yang berpasangan dengan Jusuf Kalla hanya 40 persen. Haru berharap pihaknya bisa kembali meraih suara 2014 lalu atau bahkan lebih banyak lagi. 
"Jadi 60 persen saja di jabar pak prabowo belum dilantik, kalau ingin dilantik maka harus 70 persen. Itu karena meraih suara 70 persen di jabar peluangnya lebih besar daripada di jatim dan jateng," kata Haru. 
Haru menambahkan, bahwa Jawa Barat menjadi bidikan utamanya dari Badan Pemenang Nasional (BPN) pasalnya memiliki daftar pemilih tetap (DPT) terbesar.
Kendati demikian Haru menegaskan, kesiapan PKS memenangkan Prabowo - Sandi di Jawa Barat, karena kata dia, PKS dan Gerindra sudah memiliki basis suara yang solid pasca pemilihan gubernur Jawa Barat 2017 lalu. Pasangan Sudrajat dan Syaikhu (Asyik) unggul di bagian barat seperti Di kota Sukabumi, kota Bogor, kota Bekasi, Depok dan Tasikmalaya. 
"Tidak cukup disitu kami akan perluas lagi suara tersebut terutama untuk di Priangan timur.  Jadi kita juga akan kandangi jabar utara mudah mudahan bisa menjadi prioritas," ucapnya. 
Selain itu Haru juga membocorkan hasil survei internal yang dilakukan beberapa waktu lalu, survei tersebut menunjukkan hasil yang baik, di Jawa Barat elektabilitas pasangan Prabowo - Sandi lebih unggul 10 presiden di banding dengan pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin. Kendati begitu Haru tidak menyeutkan angka real hasil surveinya. 
"KIta minta teman teman naikan tempo mudah mudahan menang sampai 30 persen selisihnya," tuturnya. 
Sementara itu ketua umum DPW PKS Jawa Barat Ahmad Syaikhu dalam kesempatan yang sama mengatakan, bukan hanya dengan caleg PKS saja untuk kemenangan presiden pihaknya akan bersinergi dengan caleg partai pengusung lain yaitu Gerindra dan PAN. 
"Dan pada kesempatan kesempatan kita mendampingi presiden atau calon presiden kita bisa sambil mensosialisaikan caleg caleg kita. Karena memang waktunya bersamaan," ucapnya. 
Dalam kampanye nanti kata Syaikhu, pihaknya akan terjun langsung ke daerah dengan membawa isu-isu soal ekonomi, tentu masalah kebijakan yang sekarang dan kemudian mereka punya ekpestasi kedepamnya akan seperti apa.
"Karena saat ini kebanyakan yang ditemui adalah ingin adanya perubahan perubahan, terutama dari perubahan ekonomi," ucap dia. 
Syaikhu mengaku sudah berkumpul dengan partai pengusung lain serta relawan, dalam pertemuan tersebut pihaknya sudah sepakat bersinergi berjalan bersama dan membahagiakan wilayah pemenangan. 
"Jadi pks juga punya tanggung jawab selain tadi pilpres dan tadi caleg caleg kita juga harus tarhet seusuai dicanangkan. Karena target kita relatif besar jadi kita jugabwrharao pada kader dan simpatisan supaya bekerja lebih efektif lagi dua bulan ke depan," ucap dia. 
Syaikhu berharap, dalam waktu dekat ini semua kompak bergerak meski dalam waktu yang tidak lama lagi menuju pencoblosan, kata Syaikhu pihaknya akan bekerja efektif untuk mengejar target elektabilitas dengan selisih 30 persen. 
"Kita berkaca pada pemilu gubernur termyata di akhir akhir kita mampu melakukan percepatan," tuturnya

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR