Debat Perdana Membuktikan Jokowi Unggul dan Kuasai Persoalan

Pemilu

Jumat, 18 Januari 2019 | 18:25 WIB

190118182637-debat.jpg

DUA pasangan capres-cawapres sudah menyelesaikan debat perdana mereka dalam Pilpres 2019, Kamis (17/1/2019). Pengamat politik dari The Habibie Center, Bawono Kumoro menilai pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin cukup meyakinkan dan menguasi persoalan.

"Ketika pemaparan visi misi di awal debat, ada hal menarik yang disampaikan oleh Jokowi. Ia mengangkat soal akses ekonomi dan permodalan. Ini sekilas terdengar biasa, tetapi justru itulah esensi hak asasi manusia. Sedangkan Prabowo di awal debat sudah langsung beretorika dan nada bicara agak tinggi," tutur Bawono, Jumat (18/1/2019).

Ia berpendapat, hampir di semua segmen Jokowi mampu menjelaskan secara lugas baik pertanyaan yang diajukan panelis maupun pertanyaan dari pasangan lawan. Salah satu contohnya, ujar Bawono, yaitu saat Prabowo menyinggung soal mahalnya ongkos politik.

"Jokowi cukup cerdik mengambil contoh bagaimana dia maju di pilkada DKI Jakarta tahun 2012 tanpa mengeluarkan uang politik sedikit pun. Hanya bermodalkan rekam jejak sebagai wali kota Solo sukses dua periode. Bahkan ia tegaskan Prabowo menjadi saksi dari hal tersebut," tambah Bawono seperti dalam keterangan tertulisnya.

Sementara Prabowo, lanjut Bawono, seperti mengabaikan realitas bahwa gaji aparat negara saat ini sudah cukup baik. Itu terkait dengan penekanan Prabowo tentang kenaikan gaji aparat negara sebagai solusi mencegah korupsi di birokasi pemerintahan, termasuk soal adanya sistem tunjangan kinerja (reumenerasi).

Bawono juga memuji Jokowi saat melempar isu gender kepada Prabowo dengan menyinggung sedikitnya jumlah perempuan di kepengurusan DPP Partai Gerindra. Jokowi membandingkan hal itu dengan keberadaan sembilan menteri perempuan di kabinet, serta membentuk panitia seleksi KPK beranggotakan semua perempuan.

"Jokowi ingin menujukkan bahwa dalam hal keberpihakan gender ia jauh lebih baik dan sudah membuktikan secara konkret," nilai Bawono.

Yang paling menarik, menurut Bawono, yaitu saat di segmen kelima Prabowo terlihat gagap menjawab serangan Jokowi mengenai isu korupsi. Dimana Partai Gerinda tercatat sebagai salah satu partai dengan caleg mantan narapidana korupsi terbanyak. Tidak cuma gagap, Prabowo bahkan terlihat cukup terpancing secara emosional.

"Sentuhan Yusril (Iza Mahendra) kelihatan di argumen-argumen dan tembakan disampaikan Jokowi," tegasnya.

Meski menilai Jokowi unggul pada debat pertama, Bawono tetap menyisipkan catatan untuk pasangan 01. Menurutnya, cawapres pasangan Jokowi, Ma'ruf Amin belum terlihat berperan aktif.

"Ini harus menjadi evaluasi agar pada debat-debat berikutnya jawaban jangan hanya dikuasai oleh capres dan cawapres hanya terkesan sebagai pelengkap saja. Ini yang harus menjadi catatan," pungkasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR