PPK Majalaya Gelar Nonton Bareng Debat Capres-Cawapres

Pemilu

Kamis, 17 Januari 2019 | 21:31 WIB

190117213211-ppk-m.jpg

Engkos Kosasih

SEJUMLAH warga yang jadi calon pemilih pada Pemilu, 17 April 2019 mendatang nonton bareng debat capres dan cawapres pada layar lebar di Aula Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Kamis (17/1/2019) malam. Untuk menarik minat masyarakat, pihak pelaksana menyiapkan nasi liwet untuk jamuan nonton bareng debat capres-cawapres tersebut.

Debat capres dan cawapres yang dipandu moderator Imam Prayono dan Ira Kusno yang ditayangkan langsung televisi swasta nasional itu, yakni pasangan Joko Widodo-K.H. Ma'ruf Amin (nomor urut 01) dan Prabowo Subiantoro-Sandiaga Uno (nomor urut 02). Pada debat capres-cawapres itu membahas hukum, HAM, korupsi dan terorisme.

Nonton bareng debat capres-cawapres putaran pertama itu diselenggarakan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Majalaya bekerjasama dengan jajaran Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tersebar di 11 desa se-Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Selain dihadiri jajaran PPK dan PPS, turut hadir dari jajaran Panitia Pengawas Kecamatan Majalaya, pengawas kelurahan dan desa, serta masyarakat umum di Kecamatan Majalaya. Aparatur perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa dan pihak lainnya juga turut hadir.

Pantauan galamedianews.com pada nonton bareng suasana debat capres-cawapres itu, sejumlah pihak tampak menyimak setiap penuturan para capres dan cawapres dua pasangan tersebut. Tak jarang pula di antara penonton yang berkomentar saat nonton bareng debat capres-cawapres tersebut.


"Menggelar nonton bareng debat capres-cawapres ini, untuk menyaksikan langsung bagian dari upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu dalam memberikan edukasi dan wawasan kepada masyarakat yang menjadi calon pemilih," kata Ketua PPK Majalaya Yadi Budiman kepada galamedianews.com, Kamis.

Yadi mengatakan, dengan adanya nonton bareng debat capres-cawapres ini untuk memastikan kepada masyarakat bahwa pada 17 April 2019 mendatang akan dilaksanakan Pemilu. Yaitu pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden, selain pemilihan legislatif anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan DPD RI.

"Kegiatan nonton bareng ini sengaja kita laksanakan secara mendadak untuk meyakinkan kepada pemilih (masyarakat) dan bagian dari upaya sosialisasi kepada masyarakat untuk mengenalkan lebih jauh dua pasangan capres-cawapres tersebut pada Pemilu mendatang," kata Yadi.

Lebih lanjut Yadi mengatakan, pelaksanaan nonton bareng debat capres-cawapres ini menindaklanjuti kebijakan KPU pusat sebagai pelaksana Pemilu 2019. Kebetulan PPK yang ada di tingkat kecamatan ini dibawah KPU dalam penyelenggaraan Pemilu.

"Dalam pelaksanaan debat capres-cawapres ini, kita juga bisa mengambil hikmah ketika ada masukan atau pendapat dari pasangan capres-cawapres tersebut," kata Yadi.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR