Dedi Mulyadi: Debat Capres/Cawapres, Jokowi-Ma'ruf Amin Harus Tampil Natural

Pemilu

Kamis, 10 Januari 2019 | 16:00 WIB

190110160157-dedi-.jpg

eramuslim

MENGHADAPI debat Kandidat Calon presiden dan wakil Presiden 17 Febuari mendatang, calon presiden nomor urut satu Joko Widodo dan Ma'ruf Amin harus tampil natural.

Hal tersebut dikatakan oleh tim kampanye daerah Dedi Mulyadi saat dihubungi, Kamis (10/1/2019). Dedi mengatakan, dengan tampil natural maka kualitas asli para kandidat akan terlihat jelas tanpa harus di beri kisi-kisi.

"Saya harap pak Jokowi natural nanti karena saya juga yakin pak Jokowi dan pak Ma'ruf sudah menguasai masalah," kata Dedi.

Dedi menegaskan, calon yang di usung oleh partai pohon beringin sudah memiliki pengalaman menjadi pemimpin daerah yang cukup panjang maka tidak akan di ragukan lagi kualitasnya, terlebih dalam acara debat seperti ini.

"Kalau pernah jadi pemimpin kan sudah teruji, mau ngomong anggaran juga ngerti. Pak Jokowi pernah jadi wali kota, gubernur, jadi mengerti langkah menangani masalah," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dedi pun mengomentari polemik yang belakangan bermunculan jelang debat tersebut. Dedi menilai,  polemik terjadi akibat tidak adanya keterbukaan terkait konsolidasi antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin dan Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga kepada publik.

"Menurut saya, ini karena ada ketidakterbukaan dari tim atas aspek-aspek yang menjadi pembicaraan mereka. Kan yang menjadi kesepakatan kedua belah pihak dengan KPU yang bersifat internal, tiba-tiba di luar menjadi hujatan," tuturnya.

Sementara itu debat Capres-Cawapres akan digelar lima kali di mulai 17 Januari dengan tema seputar Hak Asasi Manusia / HAM, pemberantasan korupsi dan terorisme.

Kemudian debat yang kedua digelar pada 17 Febuari dan hanya capres saja yang berdebat tanpa wakil, selanjutnya debat ketiga cawapres tanpa capres digelar 17 Maret, dilanjutkan lagi dengan agenda debat capres 30 Meret.

Depat terakhir yang akan menampilkan capres dan cawapres belum di tentukan kapan akan di gelar.

Dedi mengimbau seluruh pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin untuk menonton jalannya debat dalama siaran langsung televisi. Mantan Bupati Purwakarta ini pun optimistis, Jokowi dan Ma’ruf bisa menghadapi debat dengan santai karena keduanya berpengalaman.

"Mari kita lihat bersama kapasitas calon yang kita miliki. Calon kita kan tidak hanya punya kapasitas di debat, tapi  sudah dibuktikan dalam kerja walau kerjanya selalu salah, kata oposisi. Kalau pernah jadi pemimpin kan sudah teruji, mau ngomong anggaran juga ngerti. Pak Jokowi pernah jadi wali kota, gubernur, jadi mengerti langkah menangani masalah," ujarnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR