Pengamat: Sikap Andi Arief Bisa Jadi Bumerang buat SBY dan Demokrat

Pemilu

Kamis, 10 Januari 2019 | 13:21 WIB

190110133142-penga.jpg

@SBYudhoyono

PENGAMAT politik dari Universitas Padjajaran, Idil Akbar mengatakan perilaku Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief bisa menjadi bumerang bagi partainya.

Idil dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu, menilai sikap Andi Arief yang bermusuhan terbuka dengan sejumlah pihak termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), kontraproduktif bagi Demokrat maupun Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku ketua umum sekaligus ikon partai itu.

Baca Juga: Ini Dia Agenda SBY Selama 3 Hari di Kabupaten Bandung

"Sikap dan pernyataannya cenderung berpretensi mendelegitimasi KPU untuk dinilai sebagai lembaga partisan dan tidak independen," kata Idil Akbar seperti dirilis ANTARA.

Menurut dia, publik belum tentu sependapat dengan Andi Arief, bahkan bukan tidak mungkin malah hilang simpati.

"Malah bisa jadi justru akan menjadi bumerang bagi masa depan politik Partai Demokrat," ujar Idil.

Baca Juga: Besok, SBY Bakal Sapa Warga Kabupaten Bandung dan KBB

Menurut dia, tidaklah bijak bila SBY mendiamkan hal itu. "Mendiamkan bukanlah satu hal yang bijak. Sebab selama ini kita tahu bahwa SBY dikenal sebagai politisi yang santun dan sangat mengedepankan kesantunan," ujarnya.

Permusuhan Andi Arief dengan sejumlah pihak termasuk komisioner KPU berawal dari cuitannya di Twitter terkait dengan isu tujuh kontainer yang berisi surat suara yang sudah tercoblos yang kemudian dinyatakan sebagai hoaks oleh KPU.

Baca Juga: Pertemuan BPN Probowo-Sandi dengan SBY Batal Digelar Hari Ini

Andi Arief menolak dituding turut menyebarkan hoaks itu karena ia merasa justru memperingatkan KPU untuk mengecek kabar itu agar tidak menjadi fitnah.

Ia pun melaporkan sejumlah pihak ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Dalam cuitannya, Andi Arief juga menyatakan telah melapor ke SBY dan siap diberi sanksi. Namun, menurut dia, SBY hanya menanggapi dengan senyum.

Baca Juga: SBY Bakal Buat Jokowi-Ma'ruf Mati Kutu

"Saya sudah melaporkan soal kriminalisasi pada diri saya ke Pak @SBYudhoyono. Saya bersedia disanksi jika dianggap tidak disiplin. Beliau tersenyum," tulis Andi Arief dalam cuitannya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR