Bawaslu Periksa Video Emil Acungkan Satu Jari

Pemilu

Rabu, 9 Januari 2019 | 19:50 WIB

190109195134-bawas.jpg

dok

VIDEO yang menayangkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengacungkan satu jari sebagai dukungan pada satu calon presiden di acara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), beberapa waktu lalu di Kota Bandung diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat.

Pemeriksaan terhadap video yang viral di media sosial itu, disinyalir terdapat pelanggaran terhadap kepala daerah yang melakukan kampanye tanpa ijin dari Mentri Dalam Negri.

Ketua Bawaslu Jawa Barat, Abdullah mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kebenarannya, termasuk adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan Ridwan Kamil atau tidak.

"Kita akan akan cek dulu soal kebenarannya," kata Abdullah saat dihubungi Rabu (9/1/2019).

Abdullah menyatakan, Bawaslu Jabar tidak akan tebang pilih dalam menegakkan aturan pemilihan umum (pemilu). Pihaknya akan menindak siapapun, termasuk seorang gubernur jika terbukti melanggar aturan pemilu.

"Semua sama di mata hukum, tidak ada perlakuan khusus. Tugas Bawaslu adalah melakukan penegakkan hukum pemilu, siapapun itu," ujarnya.

Setelah pemeriksaan selesai dan ditemukan pelanggaran, lanjut Abdullah, pihaknya meyakinkan, akan meminta klarifikasi kepada orang nomor satu di Jabar tersebut.

"Siapapun yang melanggar aturan pemilu, termasuk kepala daerah, wajib bagi kami untuk melakukan penindakan. Namun, kami harus dalami dulu dengan melihat fakta-fakta dan menggali informasinya," kata dia.

Meski begitu, kata Abdullah, sah-sah saja seorang kepala daerah ikut serta dalam kampanye sepanjang hal itu disertai izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Jadi, tetap harus meminta izin untuk kampanye, meski sedang libur atau cuti," tuturnya.

Sementara itu Emil panggilan Ridwan Kamil mengaklarifikasi video tersebut dalam akun pribadi Instagram dan Facebook, Rabu (9/1/2019). Dalam akun sosial media pribadinya Emil memposting PKPU yang mengatur terkait kampanye yang dilakukan oleh kepala daerah.

Sementara dalam keterangan fotonya Instagramnya Emil menulis "KENAPA RIDWAN KAMIL TIDAK DI PERIKSA BAWASLU? kan mengacungkan satu jari ini itu segala rupa? JAWAB: Saya melakukan aktivitas kampaye/politik pilpres 2019 dll itu di akhir pekan sesuai aturan atau ambil cuti jika terpaksa hari kerja. PEJABAT NEGARA itu jika mau kampaye atau mengacungkan jari kampanye, aturannya: TIDAK BOLEH DIHARI/JAM KERJA. Pilihannya adalah CUTI dihari kerja dgn ijin kemendagri atau tidak perlu cuti jika berkegiatan di akhir pekan. COBA pahami berita itu dengan ilmu dan aturan, Insya Allah akan aman." kata Emil dalam keterangan foto di akun Instagram pribadinya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR