180914211230-sandi.jpg

dokumen galamedianews.com

Sandiaga Uno Bongkar Alasan Erick Thohir Tak Mendukung Prabowo di Pilpres 2019

Pemilu

Jumat, 14 September 2018 | 21:12 WIB

Wartawan: H. Dicky Aditya

TERUNGKAP alasan Erick Thohir yang kini menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, tak bergabung dalam tim sukses Prabowo-Sandiaga.

Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno mengungkapkan dirinya sama sekali tak terbesit untuk mengajak Erick Thohir untuk terjun ke dalam politik. Sebab, ia cukup paham karakter sahabatnya yang memiliki latar belakang pengusaha itu.

"Dia tuh enggak suka politik, menghindar terus (politik) dari zamannya dia berorganisasi di HIPMI, di Kadin. Dia enggak pernah mau bersinggungan sama politik," kata Sandiaga di Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018).

Kendati begitu, merapatnya Erick Thohir ke kubu calon petahana tak disangka sama sekali oleh Sandiaga. Mengingat, Erick Thohir memiliki hasrat dan minat di bidang olahraga.

"Passionnya dia itu adalah olahraga, sepak bola, basket itu passion-nya dia. Jadi saya sama sekali enggak terpikir (ET terjun politik)," ucap dia.

Sandiaga menuturkan, Prabowo Subianto sempat menanyakan kepadanya untuk mengajak Erick Thohir dalam tim pemenangan.

Namun melihat Erick tidak tertarik ke politik, Sandiaga pun enggan mengajaknya. Alasan lainnya karena Erick adalah sosok pengusaha yang turut menopang ekonomi bangsa.

Sandiaga meyakini masuknya Erick Thohir ke kubu lawan karena diajak langsung oleh Presiden Joko Widodo.

"Saya waktu itu sempat ditanya kan, walaupun ya agak naif tapi ditulis juga, bahwa kalau saya yang ngajak mungkin bisa bilang enggak. Tapi kalau presiden yang ngajak mana bisa bilang enggak coba," ujar dia.

Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Mar'uf, Erick Thohir, enggan menjawab soal alasannya tak mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Tanya Pak Sandiaga dong kenapa saya tidak mau ke sana," kata Erick di Gedung High End, Jakarta, pada Rabu kemarin.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR