180810184437-ma-ru.jpeg

net

Ilustrasi.

Ma'ruf Amin Mengaku Tidak Pernah Melobi Partai Golkar

Pemilu

Jumat, 10 Agustus 2018 | 18:44 WIB

Wartawan: Dadang Setiawan

BAKAL calon Wakil Presiden, Ma'ruf Amin mengaku tidak pernah bertemu, berkomunikasi atau melobi Partai Golkar untuk memilih atau menyetujui dirinya menjadi pendamping Presiden Jokowi.

"Saya berterima kasih (kepada Golkar). Saya sebelumnya tidak pernah bertemu, tidak pernah ada komunikasi, tidak pernah saya melobi Golkar untuk memilih (menyetujui) saya," kata Ma'ruf Amin seusai bersilaturahim dengan jajaran elite Partai Golkar di DPP Golkar, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Ma'ruf mengatakan, hubungan dirinya dengan Golkar adalah hubungan dari hati ke hati, bukan dari mulut ke mulut. Dalam bahasa ulama hubungan Golkar dengan dirinya akibat adanya gerakan Tuhan atau "harakah ilahi".

"Ternyata Golkar termasuk yang benar-benar mendukung saya, luar biasa. Karena itu saya datang ke sini berterima kasih, termasuk untuk membincangkan kedepan," katanya seperti dilansirkan Antaranews.

Dalam kunjungannya, Ma'ruf mengaku, berdiskusi dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan jajaran mengenai upaya menjaga keutuhan bangsa agar tidak terganggu oleh provokasi kelompok radikalisme dan terorisme.

Dia juga mendiskusikan upaya membangun ekonomi bangsa agar tidak ada kesenjangan antara bagian-bagian bangsa.

Ketua Umum Golka,r Airlangga Hartarto menekankan Golkar sangat menghormati kunjungan Ma'ruf ke Kantor DPP Golkar untuk melakukan silaturahim. Dia berharap dengan adanya sosok Ma'ruf Amin sebagai pendamping Jokowi maka ekonomi keumatan dapat terus dikembangkan.

"Kami harap tidak ada politik aliran, serta kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar, kebhinnekaan semakin solid. Sehingga kita bisa konsentrasi bagi kemakmuran dan kemajuan bangsa," jelas Airlangga.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR