180810165814-dekla.jpg

dok

Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar Batal?

Pemilu

Jumat, 10 Agustus 2018 | 16:58 WIB

Wartawan: Endan Suhendra

RENCANA Deklarasi #2019GantiPresiden ternyata belum melengkapi izin dari polisi untuk melaksanakan kegiatan pada 12 Agustus 2018 mendatang. Bahkan dari lima persyaratan, baru satu yang terpenuhi.

Kapolrestabes Makasssar, Kombes Pol Irwan Anwar, mengatakan pada prinsipnya kepolisian mendukung kegiatan semacam itu, sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ada. Dari syarat yang ada baru satu yang terpenuhi yakni surat kegiatan yang dilayangkan ke polisi pada Rabu (8/8/2018) lalu. Namun empat syarat lainnya masih terpenuhi belum terpenuhi, di antaranya proposal kegiatan, izin pemilik tempat yakni Dinas Pariwisata Kota Makassar.

Baca Juga: Polda Sulsel Belum Keluarkan Izin Deklarasi #2019GantiPresiden

"Bila dilaksanakan di luar pagar, maka harus ada izin dari Dinas Perhubungan dan lalu lintas, plus ada izin dari RS Pelamonia karena posisi RS Pelamonia di depan tempat lokasi, serta ada rekomendasi ke Cabang kota Makassar," terangnya di Makassar, Jumat (10/8/2018).

Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta agar panitia pelaksana mensinkronkan surat izin kegiatan yang berbeda. Dikarenakan Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Sulsel memasukkan kegiatan aksi sosial untuk Lombok-Bali pada kegiatan nanti.

Baca Juga: Unjukrasa di Gedung DPRD Kota Cimahi, Buruh Teriakkan #2019GantiPresiden

Oleh karena itu, kepolisian setempat masih memberikan waktu kepada FUIB Sulsel untuk melengkapi syarat-syarat tersebut.

Di tempat terpisah, Ketua FUIB Sulsel, Mukhtar Daeng Lau, berjanji akan segera memenuhi persyaratan yang diminta oleh pihak kepolisian. Bahkan memastikan inisiator #2019GantiPresiden, Neno Warisman bakal hadir dalam aksi tersebut.

Sumber: wartaekonomi.co.id

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR