Pengusaha Travel Dituntut Aktif Kembangkan Wisata Halal

Pariwisata

Kamis, 19 September 2019 | 13:31 WIB

190919133146-pengu.jpg

Irwina Istiqomah

BERWISATA atau traveling kini telah menjadi gaya hidup bagi masyarakat modern. Traveling juga sering kali sebagai wujud eksistensi diri yang tidak luput untuk diunggah ke media sosial.

Dengan lifestyle tersebut, pelaku industri wisata pun dituntut berpikir kreatif dan inovatif sehingga dapat menyediakan jasa yang unik bagi para wisatawan, termasuk mengembangkan wisata halal.

Owner Cheria Holiday Travel, Cheriatna menilai, pengembangan pariwisata halal telah menunjukkan progres. Ditambah lagi, jumlah wisatawan muslim diproyeksikan akan menembus angka 230 juta di seluruh dunia pada tahun 2030 mendatang.

"Pertumbuhan pasar pariwisata halal Indonesia tahun lalu itu mencapai 18 persen. Jumlah wisatawan muslim mancanegara yang berkunjung ke destinasi wisata halal prioritas sampai 2,8 juta dengan devisa lebih dari Rp 40 triliun. Tentu ini peluang yang sangat bagus dan wisata halal bakal jadi masa depan kepariwisataan," tuturnya di Kantor Cheria Holiday Travel, Kamis (19/9/2019).

Ia menyebut, destinasi wisata halal mancanegara yang paling diminati di antaranya Turki, Eropa Barat, Eropa Timur, Malaysia, dan Bangkok. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang menyukai wisata halal.

"Kita juga mengajak artis untuk turut menggaungkan wisata halal seperti Arie Untung dan istri. Mudah-mudahan berdampak pada peningkatan wisata halal dari masyarakat umum," tuturnya.

Dalam rangka meramaikan wisata halal, pihaknya akan mengikuti acara Kompas Travel Fair yang dihelat 20-22 September 2019 di Jakarta yang menitikberatkan tiga paket yaitu Halal Packages, Indonesia Domestic Packages, dan Adventure.

"Karena wisata halal ini sangat mengutamakan makanan yang disajikan harus halal ketika berwisata ke luar negeri. Ini adalah alternatif baru bagi keluarga untuk berwisata," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA