Objek Wisata Stone Garden Bakal Dikembangkan

Pariwisata

Minggu, 15 September 2019 | 19:32 WIB

190915193426-objek.jpg

Dicky Mawardi

Stone Garden

OBJEK wisata Stone Garden yang berada di Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat memperingati hari jadinya yang ke-5, Minggu (15/9/2019).

Bupati Bandung Barat, H. Aa Umbara Sutisna mengatakan, Stone Garden merupakan salah satu objek wisata yang bakalan dikembangkan oleh Pemda Bandung Barat pada tahun 2020 mendatang.

Ia menambahkan, dengan kehadiran Pemprov Jabar dalam ikut andil mengoptimalkan objek wisata tersebut menjadi spirit tambahan bagi Pemda Bandung Barat.

"Kadisbudpar Jabar hadir hari ini, menjadi spirit bagi kami dalam mengoptimalkan 10 destinasi wisata, salah satunya Stone Garden agar mendunia," kata Aa di Stone Garden.

Umbara menyebut, saat ini pihaknya (Pemda KBB) sedang menginventarisir tanah yang berada di kawasan Stone Garden sebelum ditata ulang oleh Pemda KBB maupun Pemrov Jabar.

"Lahan ini diinventarisir dulu, lahan ini milik siapa, karena Pemda KBB maupun Pemrov Jabar tidak bisa menata jika lahan masih milik perorangan," katanya.

Dengan luas lahan kurang lebih 30 hektare, kawasan Stone Garden dan Indiana Camp bakalan menjadi objek wisata unggulan di Kabupaten Bandung Barat,ungkap bupti.

"Stone Garden harus bisa menjadi ikon baru destinasi wisata di KBB,"katanya.

Kepala Disbudpar Jabar, Dedi Taufik menyebut, Stone Garden yang berada di KBB telah masuk dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 72 sebagai salah satu Geopark yang akan dikembangkan di Jabar.

"Berdasarkan Pergub no 72, stone garden akan menjadi salah satu geopark yang menasional namanya geo park Rajamandala," katanya.

Dedi mengatakan, di kawasan Stone Garden tidak hanya didapati potensi wisatanya saja, melainkan potensi kebudayaan pun bisa dioptimalkan.

"Dalam waktu dekat, road mapnya pun akan segera selesai," katanya.

Dia menilai, tekad Pemda Bandung Barat dalam mengoptimalkan potensi wisata patut diberikan apresiasi lebih. dikarenakan, objek wisata di KBB memiliki potensi ekonomi yang cukup menjanjikan. "Tinggal kita inventarisir tanah yang ada," katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA