Objek Wisata Curug Malela Terus Dibenahi

Pariwisata

Selasa, 10 September 2019 | 19:11 WIB

190910191321-objek.jpg

Dicky Mawardi

OBJEK wisata Curug Malela yang berada di Kecamatan Rongga,  Kabupaten Bandung Barat terus dilakukan pembenahan. Salah satunya dengan melengkapi sarana dan prasarana pendukung objek wisata alam tersebut.

Babak baru penataan Curug Malela ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, Selasa (11/9) siang. Anggaran yang digunakan berasal dari bantuan gubernur (Bangub) Jawa Barat sebesar Rp 3 miliar.

"Kabupaten Bandung Barat itu memiliki potensi besar di bidang pariwisata. Cuma memang belum tergali secara optimal. Masih banyak perlu pembenahan,  tapi tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Salah satu upaya yang kita lakukan dengan mengajukan anggaran bantuan ke provinsi," kata Bupati
Umbara.

Ia menargetkan, tahun 2021 Curug Malela bisa menjadi kawasan destinasi wisata bertaraf nasional bahkan internasional. Tidak hanya itu, masyarakat sekitar pun didorong sebagai pelaku dalam hal optimalisasi potensi ekonomi dalam bidang pariwisata.

“Jawa Barat memiliki sejulah program unggulan. Salah satunya meningkatkan kawasan wisata, sebab dimana ada lokasi wisata,  di sana akan tumbuh peningkatan perekonomian bagi masyarakat,” ujar Aa Umbara.

Untuk menciptakan gerakan kepariwisataan yang masif, menurutnya, pemerintah daerah perlu membenahi akses jalan menuju kawasan wisata. Diharapkan, semakin baiknya akses jalan akan memberikan kenyaman bagi wisatawan selama dalam perjalanan menuju objek wisata.

"Tahun ini, ruas jalan utama di selatan sedang kami perbaiki dan lebarkan. Proyek ini akan dilanjutkan pada 2020 dengan jumlah anggaran mencapai Rp 300 miliar lebih. Pada akhirnya bukan hanya menghidupkan tempat wisata, tapi juga membuka perekonomian masyarakat," tandasnya.

Kepala Dinas  Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bandung Barat Sri Dustirawati menambahkan Bangub untuk penataan Curug Malela   digunakan untuk pengerjaan konstruksi meliputi pembangunan 8 shelter.  Dimana jarak antar shelter sekitar 50 meter, dengan ukuran 4X4 meter.

Selain itu akan dibangun pedestrian atau tempat khusus bagi pejalan kaki dengan  panjang 120 meter, Plaza dengan diameter 15 meter toilet,  penataan taman, anjungan selfie ukuran 2X 4 meter, dan jembatan penghubung antara plaza ke anjungan selfie dengan panjang 3 meter.

"Bangub ini selaras (in line)  dengan arah kebijakan pak  Bupati Bandung Barat dalam penetapan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bandung Barat.  Salah satunya pengembangan objek wisata Curug Malela," kata Sri.

Penataan sarana dan prasarana objek wisata Curug Malela,  lanjut Sri,  dalam rangka mendukung program unggulan pariwisata Jawa Barat.  Dibiayai dari Bangub tahun anggaran 2019.

Lebih jauh Sri menjelaskan,  pembangunan di sektor pariwisata terutama pengembangan objek wisata ini diarahkan untuk peningkatan kunjungan wisatawan,  baik domestik maupun mancanegara, meningkatnya kesejahteraan masyarakat baik secara ekonomi maupun sosial serta tetap terpelihara dan terjaganya kelestarian lingkungan.

"Pengembangan pariwisata di Kabupaten Bandung Barat direncanakan dan dikembangkan dengan memperhatikan aspek-aspek konservasi untuk mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan atau suistainable tourism," paparnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA