Mengorek Sejarah Lewat Smiling West Java Historical Railway Tour 2019

Pariwisata

Selasa, 20 Agustus 2019 | 07:41 WIB

190820075521-mengo.jpg

MEMPERINGATI HUT Jawa Barat, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menyelenggarakan kegiatan Smiling West Java Historical Railway Tour pada pertengahan September 2019.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Dr. Dedi Taufik M.Si didampingi Kepala Bidang Pemasaran Iwan Darmawan menjelaskan, tour ini sebagai upaya untuk melestarikan nilai-nilai sejarah yang pernah terjadi di Jawa Barat khususnya di bidang perkeretaapian.

"Acara ini akan menarik untuk di expose sehingga menjadikan daya tarik wisata. Karena secara historis di Asia, pembangunan kereta api merupakan yang dibangun kedua setelah India. Selain itu, kereta api dibangun ini diperuntukkan untuk membangun dan melayani pada masa zaman pemerintah kolonial," ujar Dedi Taufik dalam siaran persnya, Selasa (20/8/2019). 

Menurut Dedi, salah satu yang menarik dan unik, yang memiliki sejarah yang tinggi di Indonesia, yaitu Stasiun Bogor. Menurut beberapa ahli, kata Dedi, Stasiun Bogor merupakan stasiun yang indah dan termewah dengan dua tingkat, karena pada jaman dahulu diperuntukkan khusus untuk jenderal Belanda.

"Bahkan, hingga kini barang-barang pada masa itu, hingga saat ini masih lengkap tersimpan di Stasiun Bogor," tambahnya.

Oleh sebab itu, lanjut Dedi, penyelenggaraan Smiling West Java Historical Railway Tour bertujuan untuk menggali potensi wisata jalur keretaapi di Jawa Barat. Hal ini juga sebagai salah satu upaya visualisasi dan identifikasi serta tantangan untuk ditemukan solusi.

Dedi berharap, dalam kegiatan ini pesertanya berasal dari pimpinan yang ada di Provinsi Jawa Barat dan Kepala OPD, Bupati dan Wali kota yang dilalui keretaapi tersebut, yaitu Kota Bogor, Kab. Bogor, Kota Sukabumi, Kab. Sukabumi dan Kab. Cianjur. Ke-5 kab/kota tersebut, menyimpan peninggalan sejarah yang istimewa.

"Kita hampir tidak mengetahui masa kolonial perang dunia ke-2, ternyata Nazi Jerman pernah masuk ke Jawa Barat. Diantaranya ke kawasan Lido (perbatasan Bogor-Sukabumi) dan Cisaat terdapat kuburan tentara ex Nazi Jerman," katanya. 

Sedangkan kaitan dengan Teh Goalpara yang ada di Sukabumi, Jawa Barat, Dedi melanjutkan, ternyata diketahui berdasarkan sejarah, teh tersebut dibawa oleh kolonial tentara Belanda dari kawasan di India bernama Gulpara. 

"Dalam tour ini direncanakan akan melewati terowongan Lampegan. Disana, kita bisa menyaksikan pemandangan yang menakjubkan kawasan Gunung Padang," tandasnya. 

Dedi Taufik memaparkan tujuan akhir dari kegiatan ini, kita ingin mengungkap bahwa keretapi yang melewati jalur-jalur pedalaman di Jawa Barat memiliki surga tersembunyi.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA