6 Kepala Daerah se Priangan Timur Bersama BI Sepakat Kembangkan Pariwisata Terintegrasi

Pariwisata

Selasa, 13 Agustus 2019 | 20:13 WIB

190813201426-6-kep.jpg

ENAM perwakilan kepala daerah se Priangan Timur yaitu Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Garut dan Pangandaran, sepakat untuk mengembangkan sektor kepariwisataan di Kantor BI Tasikmalaya, Selasa (13/8/2019).

Pencanangan pengembangan pariwisata terintegrasi Priangan Timur itu sebagai salah satu pembangunan berkelanjutan yang dimaksudkan sebagai dasar pelaksanana pengembangan wisata dan ekonomi kreatif.

Guna menunjang pengembangan sektor pariwisata Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya meluncurkan program One Stop East Preanger Tourism atau pariwisata terintegrasi Priangan Timur.

Peluncuran program paket wisata itu sekaligus penandatangan nota kesepahaman dan kesepakatan antara BI dan enam kepala daerah yang ada di Priangan Timur.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Heru Saptaji mengatakan di wilayah Priangan Timur ini sangat banyak terdapat potensi pariwisata yang sangat luar biasa, mulai dari pegunungan, curug, air terjun, laut, pantai, dan situ.

Selain itu, beragamnya makanan khas atau kuliner setiap daerah juga menambah poin penting dalam pengembangan pariwisata selain budaya seperti Kampung Naga. Ditambah kekhasan industrinya seperti bordir, mukena, batik, kelom geulis, payung geulis, dan payung bordir.

"Nota kesepakatan bersama ini sebagai upaya membangun ekonomi berbasis sektor jasa dan sektor pariwisata," katanya.

Pihaknya menyoroti kondisi persaingan saat ini dengan tantangan inflasi, pariwisata dapat menjadi solusi terbaik mengingat multiflier efect yang ditimbulkan dari sektor tersebut bukan hal mustahil jika seluruh elemen masyarakat dan swasta bersatu untuk mewujudkanya.

Program paket wisata ini, kata Heru, menunjukan komitmen untuk sektor wisata secara Integrasi melalui paket wisata di Priangan Timur. Kemudian pihaknya juga akan melakukan road show untuk melakukan pemetaan keunggulan di masing-masing daerah.

Pihaknya akan menyampaikan potensi arah pengembangan ekonomi di sektor pertanian, perdagangan, termasuk sektor wisata di Priangan Timur yang bisa di sinergikan.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan, tujuan kegiatan ini yakni untuk mensinergikan potensi dan kewenangan para pihak dalam membangun pengembangan wisata dan ekonomi kreatif, yang nantinya akan ditindaklanjuti dengan rencana aksi yang diharapkan dapat menciptakan Priangan Timur sebagai daerah wisata.

"Penandatangan komitmen ini menjadi tantangan bagi setiap daerah yang terlibat untuk lebih baik. Pemerintah, seniman, budayawan, UMKM dituntut menghadirkan kreativitas kreasi dan inovasi diantaranya kuliner, cagar budaya, wisata alam, dan industri kreatif yang lebih bisa menarik wisatawan," katanya.

Menurutnya, dengan paket wisata yang terintegrasi di Priangan Timur tersebut merupakan upaya saling melengkapi atau bentuk kolaboratif. Hal tersebut sangat jelas akan dapat salaing menutupi kekurangan dan kelebihan di masing masing daerah.

"Misalkan wisata alam laut di Kota Tasikmalaya tidak ada, namun di Kabupaten Pangandaran dan di Garut wisata laut itu ada. Hal lain pun yang berhubungan dengan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata budaya lainnya akan saling melengkapi," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA