Pembinaan Sadar Wisata dan Sapta Pesona di Situ Cisanti

Disparbud Jabar Berencana Gelar Festival Cisanti

Pariwisata

Rabu, 26 Juni 2019 | 17:11 WIB

190626171732-dispa.jpg

Kiki Kurnia

DINAS Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat berencana akan menggelar Festival Cisanti. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Situ Cisanti yang menjadi Hulu Sungai Citarum.

"Perlu ada kreativitas untuk meningkatkan kunjungan ke Siti Cisanti, salah satunya dengan festival Cisanti," ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar Dedi Taufik pada pembinaan sadar wisata dan sapta Pesona di Situ Cisanti, Kertasari, Kabupaten Bandung, Rabu (26/6/2019).

Dedi menyebutkan, Festival Cisanti akan dikerjasamakan dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung dan berbagai pihak yang mempunyai kepentingan pada situ Cisanti.

"Saya ingin destinasi Situ Cisanti lebih banyak dikunjungi wisatawan dan menjadi viral. Apalagi di jaman digital seperti sekarang ini,"  tandasnya.

Dedi menilai, infrastruktur ke Situ Cisanti cukup bagus, namun belum didukung dengan akomodasi dan amenitas serta fasilitas umum dan fasilitas sosial lainnya. Dedi pun meminta agar toilet di Cisanti ditambah dan selalu dijaga kebersihannya.

"Jika toiletnya akan jauh lebih cepat viralnya, walaupun yang menggunakan toilet hanya tiga orang. Tapi dengan media sosial jauh lebih cepat," katanya.

Oleh karena itu, lanjut Dedi, digelarnya pembinaan sadar wisata dan sapta Pesona ini untuk mengajak masyarakat setempat, komunitas pariwisata, kompepar, TNI dan Polisi untuk melakukan aksi bersih bersih dikawasan situ Cisanti.

" Kedepan dengan komando dari Parbud Kabupaten Bandung aksi seperti ini bisa dilakukan sebulan dua kali atau secara kontinyu, sehingga kawasan  kawasan Situ Cisanti akan senantiasa bersih dan membuat betah para wisatawan," terangnya.

Sementara Kadis Parbud Kabupaten Bandung Agus Firman menyambut baik rencana Kadis Parbud Jabar tersebut. Bahkan dirinya pun mengapresiasi langkah yang dilakukan Disparbud Jabar dengan menyelenggarakan aksi bersih bersih di Situ Cisanti.

" Kami sadar dengan masih banyak kekurangan di Cisanti, karena Disparbud Kabupaten Bandung beru berusia dua setengah tahun. Kami berusaha lari sekuatnya untuk bisa mengimbangi apa yang telah dilakukan oleh daerah lain," ujarnya.

Sementara seorang kuncen situ Cisanti Dayat, berharap aksi bersih bersih tersebut tidak hanya sesaat." Tapi harus berkelanjutan setiap bulan. Kalau bisa, ajak pengunjung yang menjadi penikmat, sehingga timbul kesadaran pada mereka (Pengunjung)" ujarnya.

Dayat pun meminta agar pemerintah membuat jembatan penyeberangan dekat Hulu atau mata air di situ Cisanti. Pasalnya, selama ini para pengunjung sering melintasi Hulu mata air, kalau terus dibiarkan akan mengganggu pada mata air Cisanti yang jumlahnya ada empat, yakni mata air Citarum, Cikawudukan, Cikoleberes, dan Cisanti.

"Keempat mata air ini menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat Kertasari. Selain itu keempat mata air ini merupakan mata air yang disuciksn oleh warga. Kami tidak ingin tempat suci ini menjadi tidak suci lagi karena ulah para pengunjung. Dengan adanya jembatan penyeberangan, mata air ini akan terus tetap terjaga, " tandasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR