Bawa Sampah di Pantai Pengandaran, Wisatawan Akan Dapat Hadiah

Pariwisata

Rabu, 26 Juni 2019 | 16:44 WIB

190626164542-bawa-.jpg

satulensa.com

Ilustrasi pantai Pangandaran.

KAWASAN Wisata pantai Pangandaran dipastikan menjadi kawasan percontohan pengelolaan sampah wisata, dengan konsep penukaran sampah yang dibawa wisatawan dengan sejumlah hadiah. Konsep tersebut akan dirancang secara khusus tahun ini agar konsep yang perdana di Indonesia itu menjadi percontohan bagi kawasan wisata yang ada di Indonesia.

Kepala dinas Pariwisata Provinsi Jaw Barat, Dedi Taufik mengatakan, sampah selalu menjadi masalah di kawasan wisata yang berdampak pada daya tarik kunjungan wisatawan. Dengan demikian kata Dedi, pengelolaan sampah dikawasan wisata harus dikelola secara serius.

"Konsep ini diterpakan pertama di Pangandaran karena salah satu tujuan utama wisata di Jawa Barat," kata Dedi, Rabu (26/6/2019).

Dedi menjelaskan, Minggu ini pihaknya akan melakukan Fokus Grup Discusi (FGD) sebagai langkah konkrit dimulai program yang akan menjadi percontohan tersebut. Dalam konsep pertukaran sampah nanti wisatawan yang bisa ditukar dengan sejumlah hadiah yang si tawarkan.

"Konversi nya nanti bisa dengan voucher menginap, kemudian layanan bis gratis atau buah tangan lainnya sesuai bobot sampah yang dibawa oleh wisatawan," ucap Dedi.

Dedi menuturkan, skema penanganan sampah ini dilakukan dengan memberikan kantong sampah kepada wisatawan di loket tiket. Nantinya wisatawan diminta membawa sampahnya ke loket tiket lagi saat meninggalkan Pangandaran.

"Nah kantong sampah ini, nanti selama dia stay di Pangandaran ini satu hari atau dua hari kembalinya itu ditimbang, terutama yang sampah sampah anorganik," ucapnya.

Pemprov Jabar menargetkan kunjungan wisatawan di Tahun 2019 mencapai 1,8 juta untuk wisatawan mancanegara dan 48 juta wisatan nusantara. Kebersihan sendiri menjadi nilai plus untuk sebuah destinasi wisata, sehingga perlu diprioritaskan.

"Karena kita banyak unggulan unggulan destinasi yang memang intinya di dalam pariwisata ini kan ukurannya adalah kebersihan," tuturnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR