Walhi Soroti Kawasan Wisata Alam Selama Libur Lebaran

Pariwisata

Minggu, 9 Juni 2019 | 22:00 WIB

190609214451-walhi.JPG

MOMEN libur lebaran selalu dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan kunjungan wisata, salah satunya ke objek wisata alam. Banyaknya pengunjung ke tempat wisata bisa meningkatkan pendapatan daerah, namun disisi lain, banyaknya kunjungan wisata juga bisa membuat kerusakan kawasan wisata ataupun konservasi.

Ketua Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Jawa Barat yang juga pegiat kampanye Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat Dedi Kurniawan menyoroti hal tersebut. Ia khawatir, wisata alam yang seharusnya dijadikan wisata edukasi, malah hanya dimanfaatkan aspek bisnisnya saja. 

"Harusnya ada aspek pembelajaran, objek wisata alam ini potensinya bisa dijadikan wisata, dan pembelajarannya bagaimana menjaga kondisi wisata tersebut agar tetap lestari," katanya saat On Air di PRFM, Minggu (9/6/2019). 

Ia menilai saat ini pengelola wisata alam hanya memikirkan aspek bisnisnya saja. Sementara faktor lainnya tidak diperhatikan, seperti pembatasan pengunjung dan pengelolaan sampah. 

"Pertama tidak dibatasi kunjungan, jumlah pengunjung tidak dibatasi. Padahal wisata alam harus dibatasi sesuai kemampuan alam menampung kunjungan. Sementara pengelolaan sampah, pengelola tidak memperhatikan hal itu," katanya. 

Selain itu, ia juga menilai pengelola wisata alam belum ada itikad menyisihkan sebagian keuntungan yang didapat dari hasil pengelolaan wisata alam untuk kelestarian alam. 

"Kawasan wisata alam harus tetap lestari, konteks lestari ini harus diimplementasikan bagaimana menyisihkan sedikit keuntungan untuk proses pencegahan, pengendalian, dan pelestarian," katanya. 

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR