Tak Indahkan Imbauan, Tiga Remaja Nyaris Tergulung Gelombang di Pantai Palabuhanratu

Pariwisata

Sabtu, 8 Juni 2019 | 11:12 WIB

190608111340-tak-i.jpg

Ahmad Rayadie/PR

TIM Balawista pantai selatan Palabuhanratu, Sabtu (8/6/2019) berhasil menyelamatkan  tiga warga Kampung Selahhuni, RT 04/06, Kecamatan Ciomas Rahayu, Kabupaten Bogor.

Mulyadi Lesmana (20), Fajar Sobirin (12) dan Ridwan Romadhon (19). Mereka berhasil diselamatkan dari amukan gelombang tinggi ketika berenang. Ketiga remaja berenang di pantai Karang Hawu, Kecamatan Cisolok, kendati tim Balawista telah berulang kali menghimbau agar  berenang tidak terlalu ketengah.

Namun imbauan tidak diindahkan  ketiga remaja  itu, akibatnya sangat fatal. Saat gelombang tinggi mereka terserat ketengah laut.

"Akibat mereka membandel,  tiga remaja terserat  ombak. Beruntung petugas sigap dan berhasil menyelamatkan ketiganya. Mereka langsung dievakuasi ketepi pantai untuk memperoleh penanganan medis," kata penghubung pantai Karang Hawu, Irfan.

Wartawan PR, Ahmad Rayadie mengabarkan, Sebelumnya Wakil Bupati Sukabumi, Adji Sardjono telah mengeluarkan imbauan agar para wisatawan tidak berenang di pantai. Imbauan itu untuk mengantisipasi  kecelakaan laut yang sering terjadi disejumlah titik wisata selatan Palabuhanratu.

Para  wisatawan tidak hanya memadati pantai selatan Palabuharatu. Tapi pemadangan serupa di sepajang Pantai Citepus, karanghawu, Cibangban, hingga pantai Ujunggenteng.  

Sudah tiga hari terakhir ini seluruh pantai selatan mulai  dipadati ribuan wisatawan. Sebagian besar para wisatawan menyempatkan diri tidak hanya menikmati pemadangan, tapi berenang dibibir pantai.

"Kami ingatkan agar wisata  tidak memaksaka diri berenang kalau situasinya air laut sedang besar. Kondisi ini sangat berbahaya, karena  arus deras yang ditimbulkan akan berdampak pada arus balik ombak laut yang berbahaya," kata Adjo Sardjono.

Mengantisipasi kecelakaan, Polres Sukabumi juga menurunkan personelnya. Mereka bergabung dengan anggota SAR, Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Palabuhanratu,  penjaga pantai dan  sejumlah anggota yang tergabung  Forum Koordinasi Search and Rescue Daerah (FKSD) bersiaga.

Para wisatawan yang kedapatan masih membandel diperintahkan menepi dan  berenang  dibibir pantai. Langkah yang dilakukan petugas gabungan merupakan antisipasi untuk meminimalisir jumlah korban tenggelam

“Kami meminta agar wisatawan untuk berhati-hati saat berenang. Para wisatawan yang masih membandel berenang jauh dari bibir pantai di halau untuk menepi dibibir pantai. Karena bila dibiarkan korban jiwa akan terus bertambah akibat terserat ombak laut,” kata Kepala kepolisian Resort (Kapolres) Sukabumi, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Nasriadi.

Nasriadi meminta agar wisatawan tidak hanya mengamankan diri sendiri. Tetapi meminta agar memperhatikan anggota keluarganya dari gulungan ombak laut.  

“Para orang tua tidak membiarkan anak-anak berenang sendiri. Mereka harus ikut mengawasi keselamatan jiwanya. Petugas sudah melakukan upaya pengamanan maksimal melalui imbauan dan larangan kepada wisatawan agar selalu waspada,” katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR