Sembunyi di Kaki Gunung Karangetang, Ada Pantai Unik dengan Air Asin dan Tawar

Pariwisata

Senin, 20 Mei 2019 | 18:44 WIB

190520184603-sembu.jpg

inews.id

BIASANYA, pantai identik dengan air asin dengan suhu dingin atau sedang. Lain halnya dengan Pantai Temboko Lehi yang berada di Kecamatan Siau Barat, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara. Pantai ini memiliki keunikan tersendiri.

Terletak di kaki gunung api Karangetang yang masih aktif, air lautnya terasa panas di sepanjang garis pantai. Fakta inilah yang kemudian menjadikan Lehi sebagai satu-satunya pantai berair panas di Indonesia.

Baca Juga: Wow, Ada Bangunan Kuil di Atas Gunung Batu Desa Situwangi, KBB

Pantai yang juga dikenal dengan nama Pantai Lehi ini berpasir putih dengan air laut yang jernih berwarna kebiruan. Air di sekitar pantainya terasa tawar. Seakan terpecah menjadi dua sisi, ada air asin dan air tawar.

Pemandangan gelembung panas kerap terlihat di pantai ini. Bagi yang suka bermain istana pasir, Anda dapat menyaksikan uap air panas muncul dari dalam galian pasir. Ikan-ikan pun tidak ada yang berani mendekat dan hidup di sekitar Pantai Lehi.

Saking panasnya suhu air pantai, telur mentah yang dicelupkan ke dalam air pantai bisa matang. Karena itu, pengunjung dilarang masuk dan berenang sembarangan di pantai ini. Bila ingin berenang, Anda bisa menuju sebuah kolam kecil yang ada di sekitar pantai.

Lokasi agak tersembunyi. Anda harus berjalan beberapa meter dari pantai berpasir, dan menyusuri batu-batu besar untuk menemukan lekukan bebatuan. Di lokasi bebatuan itu, Anda bisa merasakan sensasi hangat dari uap air panas yang keluar dari bebatuan.

"Pantai Lehi terletak di sekitar kaki Gunung Api Karangetang yang masih aktif. Karena uap panas, sepanjang garis Pantai Lehi terasa hangat, bahkan panas. Jika sobat ingin mandi di tempat ini, telah disediakan kolam alami dengan suhu hangat. Dilarang mandi di sembarang tempat, karena di beberapa titik, suhu air bisa sangat panas. Bahkan bisa digunakan untuk merebus telur," tulis Instagram @Indoflashlight, dikutip Selasa (14/5/2019).

Jangan lewatkan panorama senja yang fotogenik dengan melihat cantiknya matahari terbenam di Pantai Lehi. Memiliki kontur tanah berbukit, Anda bisa naik ke puncak salah satu bukitnya agar mendapatkan spot yang lebih baik menyaksikan sunset. Waktu yang cocok untuk menikmati pantai ini adalah ketika sore hari, terutama sepanjang musim kemarau.

Fasilitas Pantai Lehi sudah mulai dikembangkan. Pemerintah daerah telah membangun beberapa fasilitas seperti tempat santai untuk pengunjung, toilet umum, dan kolam renang. Anda juga bisa menemukan beberapa penginapan dan tempat makan di sekitar Kabupaten Sitaro.

Kota terdekat menuju ke Pantai Lehi adalah Manado. Jaraknya sekitar 137 km. Dari pusat kota Manado, Anda bisa menuju ke Pelabuhan Manado. Dari Pelabuhan Manado, perjalanan dilanjutkan dengan kapal menuju Pelabuhan Pehe yang terletak di Pulau Siau. Waktu tempuhnya sekitar empat jam. Dari Pelabuhan Pehe, Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju pantai dengan menggunakan ojek sekitar 20 menit.

Sumber: inews.id

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA