Musim Hujan, Pengunjung Wisata Alam di Kuningan Menurun Drastis

Pariwisata

Sabtu, 23 Februari 2019 | 19:06 WIB

190223191122-musim.jpg

net

OBJEK wisata alam dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai belahan wilayah Kabupaten Kuningan, dalam beberapa bulan terakhir mengalami penurunan jumlah pengunjung. Sejumlah pengelola objek wisata alam di kawasan  taman nasional itu, menyebutkan penurunan jumlah pengunjung dalam beberapa bulan terakhir ini terjadi karena pengaruh faktor cuaca musim hujan.

Selain itu, jumlah pendaki Gunung Ciremai  dari setiap jalur pendakian pun, selama musim hujan ini mengalami penurunan. Namun tingkat penurunanya tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan penurunan pengunjung objek-objek wisata alam lainnya di gunung tersebut.

Pengurus kelompok masyarakat pengelola objek wisata Mumunggang Tenjolaut dan juga objek wisata bukit Sukageuri View, di lerengan Ciremai sekitar Dusun Palurungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Endun Abdulah, menyebutkan, jumlah pengunjung objek wisata alam di kawasan TNGC selama musim hujan ini diperkirakan rata-rata megalami penurusan sekitar 60 persen di banding rata-rata jumlah pengunjung di luar musm hujan.

Perkiraaan prosentase penurunan jumlah pengunjung sebesar itu juga dibenarkan Iis Aris Munajat Ketua Kelompok Masyarakat Pengelola Objek Wisata Mumunggang Tenjolaut.

“Setiap haripun pengunjung sih selalu ada, tetapi kalau dibandingkan dengan jumlah pengunjung di di luar musim hujan, paling hanya mencapai kisaran 40 sampai 50 persennya,” kata Iis Aris Munajat.

Sebagai contoh, tutur Endun kepada wartawan Pikiran Rakyat, Nuryaman, jumlah pengunjung Mumunggang Tenjolaut per minggu di luar momentum libur lebaran idul fitri dan libur natal-tahun baru dalam beberapa tahun terakhir  rata-rata mencapai kisaran 1.000 orang. Namun dalam dua bulan terakhir, jumlah pengunjung per minggunya paling hanya mencapai kisaran 400 hingga 500-an orang.

“Penyebab utamanya yaitu karena pengaruh cuaca musim hujan,” ujar Endun, Sabtu (23/2/2019).

Menurut Endun, dalam musim hujan ini jumlah pendaki gunung Ciremai pun, mengalami penurunan, tetapi tidak sedrastis penurunan pengunjung di objek-objek wisata alam luar jalur pendakian. “Di musim hujan jumlah pendaki juga sama mengalami penurunan, tetapi penurunannya tidak seberapa besar,” katanya.

Endun menambahkan  penurunan jumlah pengunjung objek-objek wisata alam dalam kawasan TNGC belakangan ini ada kemungkinan karena beberapa faktor lain di luar faktor cuaca.

“Pertama memang karena faktor cuaca, faktor lainnya mungkin juga karena keterbatasan inovasi dari pengelola obek wisata dalam melakukan pembaruan wahana-wahana daya tarik tambahan di objek wisatanya masing-masing,” kata Endun yang juga anggota Kelompok Penggerak Pariwisata Kabupaten Kuningan itu.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR