181106141502-gedun.jpg

disparbud

Adv

Gedung Sate Festival Siap Digelar

Pariwisata

Selasa, 6 November 2018 | 14:08 WIB

Wartawan: Muhamad Basuki

GEDUNG Sate Festival (GSF) 2018 bakal digelar di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, 16-17 November 2018. Even ini akan menghadirkan kesenian tradisional Jawa Barat, helaran, pameran UMKM serta sejumlah artis ibukota asal Jawa Barat, termasuk Via Valen

GSF 2018 adalah sebuah festival yang mengkolaborasi berbagai unsur dalam bidang seni, terdiri dari berbagai area festival dan pertunjukan (main stage, mini stage, expo, exhibition, culinary, islands dan area partisipasi).

GSF satu satunya festival yang berdasarkan skema PPP (Public-Private-Partnership) antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan pelibatan pihak Komunitas dan sektor privat.

Pola PPP memasukan berbagai elemen yang dibutuhkan dalam membangun suatu festival yang didedikasikan untuk penguatan ekonomi sektor pariwisata.

Dalam pelaksanaannya diharapkan akan dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Jawa Barat, juga akan menjadikan suatu tontonan baik lansung maupun melalui media elektronik.

Berikut gambaran singkat mengenai even yang digelar Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Provinsi Jawa Barat ini;

  1. GSF akan mempresepsikan Jawa Barat
  2. GSF bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan mendatangkan wisatawan nusantara maupun mancanegara.
  3. GSF yang diselenggarakan oleh Disparbud lebih menekankan pada produk-produk unggulan daerah, industri pariwisata dan meningkatkan citra Jawa Barat.
  4. Pola manajemen GSF adalah dari pemerintah oleh masyarakat kepada masyarakat
  5. Konsep GSF adalah Transliterasi.
  6. Tema GSF adalah Jawa Barat Selatan.
  7. Unggulan GSF adalah Carnaval, dikarenakan Jawa Barat memiliki banyak nilai budaya dan seni, juga didukung oleh teknologi.
  8. Peserta carnaval dapat diikuti oleh seluruh elemen masyarakat Jawa Barat dari 27 Kota dan Kabupaten, tetapi konsepnya akan dikurasi juga menyesuaikan dengan tema Event.

13 Keunikan Gedung Sate Festival 2018 “GSF 2018”

  1. “GSF” adalah agenda penting di Jawa Barat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
  2. Promosi Jawa Barat sebagai destinasi berdaya saing di Indonesia dan regional ASEAN dan ASIA
  3. Menyajikan suatu forum penting untuk “soft Diplomasi Budaya “Jawa Barat.
  4. “Pertama”, di Indoensia dilakukan manajemen PPP untuk Festival.
  5. “Aplikasi Incorporates” di Indonesia dalam bidang Pariwisata dan Kebudayaan.
  6. Dijadwalkan sebagai agenda tahunan di Jawa Barat.
  7. Sasarannya adalah menjadikan Jawa Barat sebagai destinasi budaya yang penting di Indonesia , ASEAN dan ASIA.
  8. Multi Discipline- musik,Tari, theater, films, Mamin, art exhibitions, literature, poetry, music rakyat dan tari, seni pertunjukan tradisional,music modern, fusion art, beladiri dan lain sebaginya.
  9. Multi Venue (island’s), dari carnival, Musik and panggung terbuka, eksibisi dan lain sebagainya.
  10. Intensif marketing dan promosi.
  11. Forum promosi semua entitas bisnis kepada dunia minimal di Indonesia dan ASEAN serta ASIA.
  12. Memperkuat sector private berkolaborasi dengan unit unit kerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam berbagai bidang dengan cara memperkuat pola incorporated dalam berbagai bidang dalam rangka menempatkan Jawa Barat sebagai sebuah provinsi di Indonesia yang penting bagi penguatan ekonomi Regional ASEAN, ASIA dan Dunia.
  13. Promosi terbaik untuk grup yang bergerak dibidang budaya dan seni, dan semua bagian dari komunitas alam membentuk apresiator dan penggemar yang baru, serta menciptakan pelanggan baru dalam bidang seni dengan berbasiskan budaya Jawa Barat.

Editor: Muhamad Basuki

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR