Mobil Selera Generasi Milenial yang Multifungsi untuk Usaha Coffee Shop

Otomotif

Jumat, 20 September 2019 | 13:55 WIB

SELERA generasi milenial dalam memenuhi kebutuhan sarana mobilitas akhir-akhir ini mengalami perubahan besar. Bahkan, di kalangan keluarga muda yang dimasa lalu hanya membutuhkan mobil untuk tiga atau empat orang, terdiri dari suami - isteri ditambah paling banyak dua anak, sekarang menuntut fungsi lain kecuali untuk kendaraan keluarga.

"Keluarga baru di era milenial sekarang ini, membutuhkan kendaraan yang multifungsi. Kalau mereka membeli mobil, selain untuk mobilitas keluarga juga bisa untuk bisnis," ujar Hariyanto,  Branch Manager Nasmoco Solo Raya kepada wartawan, seusai mengenalkan varian baru Toyota Calya, Jumat (20/9/2019).

Menurut Hariyanto, tren pemasaran mobil multi purpose vehicle (MPV) sekarang ini telah masuk ke segmen generasi milenial tersebut. Dalam memenuhi selera pasar di segmen milenial, produk mobil baru bukan hanya dengan tampilan keren yang dilengkapi fitur lengkap tetapi harus bisa digunakan untuk berbisnis.

"Kita mengenalkan entri MPV New Calya secara kreatif akan dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain. Mobil tersebut multifungsi untuk keluarga baru, yang bisa untuk usaha seperti coffee shop dan semacamnya," jelasnya.

Baca Juga: Tak Hanya Terjangkau, Berikut Kelebihan Toyota Avanza Dibanding Produsen Lain

Di tengah persaingan pasar mobil entri MPV yang sangat ketat sekarang ini, Hariyanto melihat ceruk pasar yang kosong akibat ada sejumlah  merk di kelas yang sama yang tidak diproduksi lagi. Namun dalam memasarkan produk baru, seperti New Calya dengan sentuhan fitur-fitur baru dan tampilan eksterior baru, harga tetap sama dengan entri sebelumnya.

Baca Juga: Toyota Luncurkan Corolla Generasi ke-12, Ini Dia Harganya

Di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sendiri, peluang pasar mobil jenis MPV dianggap masih cukup tinggi. Hariyanto menyebut contoh penjualan Calya di Jawa Tengah dan DIY selama tiga tahun,  antara Agustus 2016 sampai Agustus 2019 tercatat sebanyak 19.800 unit atau menguasai total pasar mobil sebesar 59 persen. Sedangkan target pasar di wilayah Solo Raya atau eks Karesidenan Surakarta, dia perkirakan akan menjadi 350-an unit.


Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA