Mobil Listrik Karya Mahasiswa UMS Ikut Kontes Mobil Hemat Energi

Otomotif

Selasa, 17 September 2019 | 10:38 WIB

190917103950-mobil.jpg

Tok Suwarto

Mobil-mobil listrik karya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang akan diadu di ajang "Kontes Mobil Hemat Energi" (KMHE) 2019 di Malang

TIM mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT-UMS) untuk pertama kalinya akan mengikuti "Kontes Mobil Hemat Energi" (KMHE) 2019 yang digelar  Kementrian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) di Universitas Negeri Malang, 24–28 September 2019.

Prototipe tiga mobil listrik karya para mahasiswa UMS yang akan dilombakan di ajang KMHE dan diluncurkan di lobi Gedung Induk Siti Walidah UMS, Kampus Pabelan, dua di antaranya adalah rancangan tim yang tergabung dalam Electric Car Research Center (ECRC).

"Ketiga mobil yang akan ikut kontes dan diadu di Sirkuit Jalan Jakarta – Jalan Simpang Ijen (JSI) Kota Malang,  telah melalui beberapa tahap seleksi, mulai dari seleksi berkas, seleksi proposal dan proposal progress dari pembuatan setiap mobil," kata Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan alumni, Taufik Kasturi, PhD, Selasa (17/9/2019).

Saat ketiga mobil diluncurkan dua prototipe mobil yaitu mobil ECRC UEV-15 "Trisula" dan ECRC "Ababil Evo II" sudah dalam keadaan lengkap dengan bodi.  Sedangkan satu mobil lainnya masih dalam proses penyempurnaan bodi yang akan selesai saat keberangkatan tim ke Malang.

"Launching mobil listrik yang dirancang para mahasiswa sebelum dilombakan, bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat, khususnya di kalangan sivitas akademika UMS. Kami ingin membuktikan, hasil karya para mahasiswa UMS tidak kalah bagus dengan hasil karya universitas lain," ujar Ibnu Sochibul Haq, salah seorang mahasiswa anggota tim mobil Urban Listrik "Trisula".

Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2019 merupakan lomba mobil irit energi yang diikuti universitas se – Indonesia. KMHE 2019 terdiri dari dua kategori perlombaan, yaitu jelas urban concept dan kelas prototype dengan anggoIa tim tiap kategori kelas terdiri dari tujuh orang.

Ibnu menjelaskan, untuk kategori urban concept merupakan kendaraan roda empat dengan tampilan mirip kendaraan pada umumnya. Bahan bakar yang bisa digunakan yaitu gasoline, diesel, ethanol dan listrik.

Sedangkan kategori prototype merupakan kendaraan masa depan dengan desain khusus yang memaksimalkan aspek aerodinamika untuk keperluan lomba dengan bahan bakar yang diperbolehkan yaitu gasoline, diesel, ethanol dan listrik.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA