Dimintai Bantu Presiden, Mahfud : Pelantikan Menteri Hari Rabu

Nasional

Senin, 21 Oktober 2019 | 11:27 WIB

191021112839-dimin.jpg

netralnews

MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD datang ke Istana Negara, Seni (21/10/2019) pagi untuk menemui Presiden Joko Widodo. Mahfud mengaku diminta oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi menteri di kabinetnya, yang pelantikan dilakukan lusa.

"Intinya saya diminta membantu beliau menjadi salah seorang menteri," kata Mahfud Md kepada wartawan saat keluar dari Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019).

"Yang kalau tidak berubah akan dilantik besok lusa hari Rabu. Pagi sudah berkumpul di sini," sambungnya.

Pada pukul 07.00 WIB, para menteri akan diperkenalkan kepada publik. Selanjutnya, setiap menteri akan menerima SK pada pukul 09.00 WIB.

"Jam 09.00 WIB itu penyerahan SK keputusan presiden untuk masing-masing orang, setelah itu baru pelantikan," ucapnya.

Mahfud mengaku diajak bicara soal permasalahan hukum dan HAM. Masalah pemberantasan korupsi juga jadi pembahasan.

Namun, dia tidak diberi tahu akan menjadi menteri apa. Selain soal hukum dan HAM, Mahfud mengaku juga sempat diisukan jadi menteri agama.

Selain Mahfud, pagi ini sudah ada dua orang lagi yang dipanggil Jokowi. Mereka adalah Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Paruntu, bos GoJek, Nadiem Makarim. Kemudian pakar media, Wisnhutama dan Mantan Ketua KOI, Erick Thohir.

Kelima orang yang datang Istana Negara hari ini mengenakan pakaian putih dan celana panjang hitam.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA