Di Akhir Masa Jabatan Wali Kota Solo Minta "Kenang-kenangan"

Nasional

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 22:24 WIB

191019221658-di-ak.jpg

MENJELANG berakhirnya masa jabatan sebagai Wali Kota Solo periode II pada 2020 mendatang, FX Hadi Rudyatmo minta "kenang-kenangan" dari jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Solo.

"Kenang-kenangan" tersebut bukan berupa materi, tetapi predikat wajar tanpa pengecualian atau WTP dalam pengelolaan keuangan daerah di seluruh OPD. 

“Saya sekarang tinggal setahun. Saya minta kenang-kenangan, tahun depan kita mendapat WTP yang ke sepuluh kalinya. Tidak apa-apa kan?" Kata Hadi Rudyatmo, Sabtu (19/10/2019).

Sejak 2010, Pemkot Solo telah mendapat opini WTP dari BPK sebanyak 9 kali berturut-turut. Menurut Wali Kota Solo, permintaannya tersebut karena dia tidak ingin saat mengakhiri masa tugasnya kinerja ASN di jajaran Pemkot Solo menurun. 

“Kalau tahun depan laporan keuangan dari OPD menurun dan tidak mendapat WTP, nanti dikira tinggal setahun saya nglokro. Tidak bisa begitu. Kita harus terus bekerja melayani masyarakat dengan baik. Sistem administrasi harus baik juga,” tandasnya.

Wali Kota Solo itu menyatakan, secara pribadi dia merasa bangga karena selama masa kepemimpinannya telah berhasil mengubah paradigma ASN dari penguasa menjadi pelayan. Dia juga mengaku, selama dua periode kepemimpinannya tidak pernah melakukan pungutan terhadap kepala dinas dan pejabat lain.

“Silakan buktikan sendiri. Rudy tidak pernah kok minta kepala dinas setor kepada wali kota. Staf di dinas-dinas juga tidak diminta setor ke kepala dinas. Akhirnya uangnya kan bisa untuk membangun jalan,” tuturnya.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA