Perusahaan Norwegia Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Budidaya Ikan Terpadu

Nasional

Kamis, 17 Oktober 2019 | 05:24 WIB

191017052442-perus.jpg

ist


KBRI Oslo, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan RI berhasil memfasilitasi penandatanganan perjanjian business-to-business (b-to-b) antara konsorsium perusahaan-perusahaan Indonesia dipimpin PT El Rose Brothers dengan perusahaan Sterner AS asal Norwegia.

Acara penandatanganan dilakukan oleh Direktur PT El Rose Brothers, Ferry Budiman dan Direktur Sterner AS, Gisle Larsen di sela-sela perhelatan Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 di ICE BSD City, Tangerang, pada tanggal 16 Oktober 2019.

Dalam rilis yang diterima galamedianews, Kamis (17/10/2019), perjanjian ini merintis jalan bagi investasi yang cukup signifikan dalam mengembangkan bisnis budidaya perikanan onshore fishfarming berbasis teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) di Indonesia.

PT El Rose Brothers akan memulai pembangunan fasilitas RAS tersebut di Provinsi D.I. Yogyakarta pada tahun 2020 dengan rencana kapasitas produksi tahap I sebesar 2.500 ton per tahun produk ikan kakap putih (Barramundi). Proyek ini direncanakan akan mendatangkan investasi senilai USD 50 juta.

Penggunaan teknologi RAS asal Norwegia pada bisnis budidaya perikanan diharapkan dapat menghasilkan produk ikan yang berkualitas tinggi secara berkelanjutan dengan memanfaatkan keunggulan pengawasan kualitas yang dimiliki Sterner AS.

PT El Rose Brothers berencana juga akan membangun fasilitas pembibitan (hatchery) yang akan sangat bermanfaat bagi pengoperasian fasilitas RAS tersebut serta meningkatkan kualitas produk perikanan Indonesia secara umum.

Gisle Larsen mengaku sangat senang dapat bekerja sama dengan El Rose Brothers untuk memulai babak baru dalam produksi produk perikanan onshore di Indonesia.

"Proyek kemitraan ini dapat menjadi landasan untuk memadukan investasi asing dan teknologi RAS dan pengolahan air bersih milik Sterner AS di Indonesia," katanya.

Sementara itu, Ferry Budiman menyatakan, melalui integrasi teknologi maju bertaraf dunia di bidang budidaya perikanan yang dimiliki Sterner, kami optimis akan menjadi yang terunggul dalam hal produksi produk perikanan yang berkualitas tinggi dan aman bagi konsumen.

"Kami memang bertujuan untuk menjadi produsen produk perikanan dengan fasilitas onshore (kawasan daratan) dalam kurun waktu lima tahun mendatang yang akan menyediakan produk untuk pasar domestik maupun global, " ujarnya.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia dan Republik Islandia, Todung Mulya Lubis yang turut menyaksikan prosesi penandatanganan kerja sama tersebut mengatakan, semua pihak kiranya perlu memberikan dukungannya agar kerja sama ini dapat direalisasikan secara konkrit dan tepat waktu sesuai perencanaan.

"Dengan demikian, proyek ini dapat mendukung peningkatan perekonomian nasional dan memberi kemaslahatan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Provinsi DI Yogyakarta dan Indonesia pada umumnya," ujarnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA