30.000 Anggota TNI/Polri Bakal Amankan Pelantikan Presiden

Nasional

Rabu, 16 Oktober 2019 | 05:13 WIB

191016051614-30-00.jpg

Remy Suryadie

SEBANYAK 30.000 personel TNI/Polri bakal mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden, Minggu (20/10/2019) mendatang.

"Insyaallah, aparat TNI dan Polri yang berjumlah 30 ribu orang lebih siap mengamankan seluruh rangkaian prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Menurutnya, personel akan menjaga di setiap sudut Ibu Kota, terutama untuk menjaga Istana Kepresidenan, Gedung DPR-MPR, kediaman presiden dan wapres terpilih, dan sejumlah jalur yang akan dilalui dalam prosesi pelantikan.

Ia menegaskan, tidak ada ancaman maupun upaya penggagalan prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

Hal itu terkuak dari hasil pemeriksaan sementara Densus 88 terhadap 26 tersangka teroris yang ditangkap di berbagai daerah selama rentang waktu 10-15 Oktober 2019.

"Dari hasil analisis Densus 88 dan pemeriksaan terhadap para tersangka, belum ditemukan jejak akan upaya-upaya amaliyah atau rencana serangan terorisme di perhelatan pelantikan presiden dan wapres," katanya.

Ia mengatakan, para tersangka sempat merencanakan hendak melakukan aksi teror di beberapa wilayah di antaranya di Cirebon, Bandung, Yogyakarta, dan Solo dengan menargetkan kantor polisi dan rumah ibadah sebagai sasaran teror.

"Namun ini tidak ada kaitannya dengan penggagalan proses pelantikan presiden dan wapres," katanya.

Rencana aksi teror di empat wilayah itu pun berhasil digagalkan dengan langkah cepat Densus 88 yang menangkap para tersangka teroris selama enam hari berturut-turut.

Editor: Brilliant Awal



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA