Jaksa Agung Ceritakan Kondisi Wiranto Pascaoperasi

Nasional

Kamis, 10 Oktober 2019 | 23:13 WIB

191010231404-jaksa.jpg

JAKSA Agung M Prasetyo menceritakan kondisi Menko Polhukam Wiranto pascaoperasi di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, akibat insiden penusukan yang menimpanya di Pandeglang, Banten.

"Saya sudah menengok tadi. Saya menyaksikan langsung beliau sedang istirahat. Diistirahatkan untuk menstabilkan kondisi fisiknya," katanya usai menjenguk Wiranto, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019) malam.

Meski belum berkomunikasi langsung dengan Wiranto pascaoperasi, Prasetyo mengatakan, sebenarnya kondisi Wiranto dari awal memang sadar hingga mau dioperasi.

"Tadi saya tanya pada deputi yang ikut rombongan ke Pandeglang. Sampai saat terakhir pun beliau masih sadar terus. Tidak ada beliau sempat pingsan atau apa. Sadar terus sampai dirawat di RS ini," katanya.

Setelah operasi, kata dia, Wiranto harus istirahat untuk memulihkan kondisi kesehatannya.

"Saya hanya melihat, sempat pegang-pegang beliau, mungkin beliau enggak tahu. Ya, karena memang diiistirahatkan untuk memulihkan kondisi kesehatannya," katanya.

Prasetyo ditemui oleh Rughaiyah Usman atau akrab disapa Uga Wiranto, istri Menko Polhukam Wiranto, serta sejumlah kerabat.

Para menteri di Kabinet Kerja, kata dia, juga datang silih berganti menunjukkan soliditas antarmenteri.

Prasetyo meminta seluruh masyarakat mendoakan Wiranto agar segera pulih dan kembali bisa memberikan pengabdiannya kepada bangsa.

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil turut prihatin atas penusukan dialami Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Wiranto yang dilakukan seorang pria bersenjata di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis.

Gubernur mendoakan Wiranto segera pulih dan dapat kembali bertugas. Ridwan Kamil meminta pihak keamanan untuk meningkatkan kewaspadaan, supaya insiden serupa tidak kembali terjadi.

"Saya turut prihatin atas kejadian yang menimpa Pak Wiranto. Saya doakan mudah-mudahan beliau lekas pulih kembali. Kemudian, bisa bertugas kembali," kata Emil dalam keterangan persnya.

"Berharap pihak berwajib bisa meningkatkan kewaspadaan dan juga keamanan pejabat-pejabat negara, sehingga hal serupa tidak terjadi lain. Tentunya, ini menjadi keprihatinan kita semua," katanya lagi.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA