Pencarian Twin Otter di Papua Terhalang Kabut Tebal

Nasional

Jumat, 20 September 2019 | 10:34 WIB

190920103653-penca.jpg

KABUT tebal menjadi kendala proses pencarian pesawat Twin Otter DHC6 seri 400 dengan nomor registrasi PK-CDC milik PT Carpediem yang hilang kontak dalam penerbangan Timika menuju Ilaga sejak Rabu (18/9/2019) lalu. Akibatnya, hingga Jumat (20/9/2019) ini, pencarian belum membuahkan hasil.

"Kami sudah mencari dengan empat sorti. Kami terkendala cuaca berkabut sehingga tidak efisian dan tidak maksimal untuk melakukan pencarian. Jika ada perubahan cuaca maka tim segera diberangkatkan," jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika, Monce Brury, Jumat (20/9/2019).

Monce mengakui, hingga saat ini belum diketahui pasti keberadannya pesawat tersebut.

Selain dari pihak TNI, Polri, Basarnas dan pihak maskapai dalam hal ini PT Carpediem Air, PT Airfast Indonesia juga direncanakan akan mengerahkan armada helikopternya untuk membantu pencarian pesawat hilang kontak tersebut.

"Fokus kami saat ini yaitu mencari di titik awal terjadi lost contact," jelas Monce.

Sedangkan Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan di Posko SAR UPBU Mozes Kilangin mengungkapkan, jajarannya mengerahkan personel maupun material termasuk pelibatan alutsista helikopter penerbangan TNI AD untuk membantu operasi SAR pencarian pesawat yang hilang kontak di pedalaman Papua itu.

"Jika memang dibutuhkan oleh SAR kita siap mendukung, namun sampai saat ini kita masih fokus di tahap pencarian belum ke tahap rescue atau evakuasinya," kata Nainggolan.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA